Senin, 2 Maret 2026 - 15:38 WIB
Jakarta, VIVA – Maskapai nasional Tanah Air, Garuda Indonesia, bersama sejumlah maskapai global kompak membatalkan dan menangguhkan penerbangan ke kawasan Timur Tengah. Keputusan ini diambil menyusul eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Sejak mencuatnya kabar serangan militer AS dan Israel pada Minggu, 1 Maret 2026, langit Iran tampak bersih dari lalu lalang pesawat. Penutupan wilayah udara dan meningkatnya risiko keamanan memaksa maskapai mengambil langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan operasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Garuda Indonesia secara resmi menghentikan sementara layanan penerbangan ke Doha, Qatar, hingga batasa waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap situasi keamanan regional yang terus berkembang.
“Garuda Indonesia terus aktif berkoordinasi dengan otoritas penerbangan dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi,” demikian pernyataan resmi perusahaan, dikutip Senin, 2 Maret 2026.
Langit Iran Bersih Usai Maskapai Global Batalkan Penerbangan
Photo :
- CNBC Internasional
Maskapai pelat merah ini menegaskan, rute internasional lainnya tetap beroperasi normal. Manajemen Garuda Indonesia juga memastikan jalur penerbangannya tidak melintasi wilayah udara yang terdampak konflik.
Langkah Garuda Indonesia ini sejalan dengan keputusan sejumlah maskapai internasional yang juga menghentikan penerbangan ke wilayah Timur Tengah. Dikutip dari ChannelNewsAsia, berikut daftar maskapai juga melakukan pembatalan dan penangguhan penerbangan ke beberapa negara Timur Tengah buntut konflik AS-Israel dan Iran.
1. Malaysia Airlines
Maskapai nasional Malaysia menghentikan seluruh penerbangan ke Doha, Qatar, serta ke Jeddah dan Madinah di Arab Saudi hingga setidaknya 4 Maret 2026. Kebijakan ini diambil menyusul penutupan wilayah udara di beberapa bagian Timur Tengah.
“Semua penerbangan lainnya tetap berjalan sesuai jadwal saat ini dan menggunakan rute alternatif yang aman, jauh dari zona konflik,” kata Malaysia Airlines dalam pernyataan resminya.
2. Air India
Air India menghentikan seluruh penerbangan ke berbagai destinasi di Timur Tengah sebagai langkah mitigasi risiko keamanan.
“Melihat situasi yang berkembang di beberapa bagian Timur Tengah, seluruh penerbangan Air India ke semua destinasi di kawasan tersebut telah ditangguhkan,” tulis maskapai tersebut dalam pernyataan resminya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Turkish Airlines
Maskapai nasional Turki menghentikan penerbangan ke 10 negara di Timur Tengah. Penerbangan ke Lebanon, Suriah, Irak, Iran, dan Yordania dibatalkan hingga 2 Maret 2026. Sementara itu, rute ke Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman ditangguhkan sementara.
Halaman Selanjutnya
4. Air France

1 week ago
4












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)