Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penganiayaan terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau yang dikenal sebagai Erin kembali menjadi sorotan publik.
Peristiwa ini mencuat setelah adanya laporan dari penyalur ART, Nia Damanik, yang mengaku menerima pengaduan langsung dari korban bernama Hera. Scroll lebih lanjut yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut penuturan Nia, kejadian tersebut bermula dari panggilan telepon yang diterimanya pada sore hari. Dalam kondisi panik, Hera meminta bantuan untuk segera dijemput dari rumah tempatnya bekerja. Ia mengaku mengalami kekerasan fisik yang cukup serius.
"Kemarin kan jam tiga sore, saya ditelepon. Dibilang gini 'Halo kak, tolongin saya. Tolong jemput saya di sini. Saya di sini dipukul. Kepala saya dipukul pakai sapu'," kata Nia, mengutip tayangan video di YouTube, Jumat 1 Mei 2026.
Dugaan sementara, tindakan kekerasan itu dipicu oleh hal yang terbilang sepele. Hera disebut terlambat menutup jendela rumah, yang kemudian memicu kemarahan Erin.
Situasi tersebut diduga berujung pada tindakan fisik yang dilakukan terhadap ART tersebut.
"Katanya nggak bikin salah, cuma gara-gara telat nutup jendela, ditendang. Sambil jongkok, ditendang kepalanya," lanjutnya.
Tidak tinggal diam, Nia mengaku sempat mencoba menghubungi mantan suami Erin, Andre Taulany, untuk meminta klarifikasi maupun bantuan. Namun, Andre Taulany memilih untuk tidak terlibat dalam persoalan tersebut dan menyarankan agar masalah ini diselesaikan melalui jalur hukum jika memang terdapat bukti kuat.
"Kata Pak Andre 'Saya nggak ada hubungan. Kalo ada bukti, lapor aja ke polisi,'" ucap Nia.
Upaya Nia untuk menjemput Hera secara langsung ke rumah Erin pun tidak berjalan mulus. Ia mengaku dihalangi oleh pihak keamanan dan tidak diizinkan masuk ke dalam rumah. Kondisi tersebut membuatnya semakin khawatir terhadap keadaan korban.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ya udah kita turutin. Kita lapor ke Polsek. Dari Polsek, kita didampingi datang ke situ," ucap Nia.
Situasi semakin mencekam ketika Nia mengaku mendengar teriakan dari dalam rumah saat mencoba mendatangi lokasi bersama aparat. Ia menduga korban mengalami tindakan kekerasan lanjutan.
Halaman Selanjutnya
"Nggak tahu dari dalam itu tolong, tolong, teriak-teriak dia. Ternyata katanya dicekik, dicakar. Kan kita bingung. Kita nggak dibukain pintu," tambahnya.

2 hours ago
2



























