Jakarta, VIVA – Persaingan mobil asal China di Indonesia dipastikan semakin memanas pada semester kedua 2026. Sejumlah merek mulai menyiapkan peluncuran model baru hingga ekspansi jaringan untuk memperkuat posisi di pasar nasional.
Tren ini tidak lepas dari meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, sekaligus strategi pabrikan untuk menawarkan pilihan yang lebih beragam. Menariknya, tidak semua fokus pada mobil listrik murni, karena beberapa brand juga mulai kembali melirik mesin konvensional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu pendatang baru yang paling dinanti adalah Leapmotor yang akan hadir melalui grup Indomobil. Merek ini dijadwalkan tampil di ajang GIIAS 2026 dengan membawa SUV listrik kompak andalannya.
Model Leapmotor B10 disebut akan menjadi ujung tombak untuk menarik perhatian konsumen Indonesia. Bahkan, rencana produksi lokal sudah disiapkan guna menjaga harga tetap kompetitif di segmen kendaraan listrik yang semakin ramai.
Sementara itu, Zeekr yang lebih dulu masuk pasar kini fokus pada ekspansi jaringan. Brand premium ini menargetkan pembukaan 10 Zeekr House hingga akhir tahun 2026 di berbagai kota besar.
Managing Director Southeast Asia Zeekr, Alex Bao menegaskan strategi tersebut menjadi bagian penting dari penguatan merek. “Di Indonesia, kami akan membuka 10 Zeekr House pada 2026, diikuti 10 lokasi tambahan pada 2027, untuk membangun network yang kuat dan memberikan pengalaman kepemilikan premium kepada pelanggan kami,” ujarnya beberapa waktu lalu, dikutip VIVA Otomotif Jumat 1 Mei 2026.
Di sisi lain, Changan mulai menunjukkan keseriusannya di pasar otomotif Indonesia dengan pendekatan bertahap. Setelah memperkenalkan Lumin dan Deepal S07, mereka menyiapkan tambahan model baru hingga akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu yang menarik perhatian adalah Deepal S05 REEV yang mengusung teknologi range extender. Konsep ini memungkinkan kendaraan tetap digerakkan motor listrik, namun dibantu mesin sebagai generator untuk menjaga daya baterai.
CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya menyebut peluang pasar masih sangat terbuka lebar. “Kami melihat peluang yang positif seiring pesatnya perkembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Setelah menghadirkan Changan Lumin dan Deepal S07, kami siap memperkenalkan tiga model baru secara bertahap hingga akhir tahun ini untuk memperluas portofolio,” tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi menambahkan bahwa teknologi REEV menjadi solusi transisi yang relevan. Ia menilai pendekatan tersebut dapat menjawab kekhawatiran konsumen terhadap jarak tempuh sekaligus kesiapan infrastruktur.

2 hours ago
2



























