Gempa M 7 di Nagekeo NTT Terasa hingga NTB, Picu Peringatan Dini Tsunami

9 hours ago 4

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Mataram, VIVA Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu 15 Agustus terasa hingga Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sejumlah warga yang usai menunaikan ibadah maupun sedang melakukan pekerjaan membersihkan rumah langsung berhamburan ke tengah jalan di komplek Perumahan Puri Anggrek, Kota Mataram, NTB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah," kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, Sabtu.

Ia mengatakan gempa terasa seperti ayunan dan berlangsung cukup lama, sehingga membuat kepala terasa pusing seperti jet usai melakukan penerbangan menggunakan pesawat.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 05:58 WITA dengan pusat gempa terjadi di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Titik koordinat gempa bumi tersebut terletak pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami atas peristiwa gempa bumi tersebut. Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter. Sementara itu di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa serta potensi gempa susulan.

"Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa," ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya. (Ant)

Kerusakan infrastruktur dan bangunan akibat gempa bumi kuat bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia

Korban Tewas Gempa Kolombia Jadi 265 Orang, 3.494 Terluka-496 Hilang

Gempa mengakibatkan ambruknya 53.816 rumah, 140 gedung, serta merusak 1.819 institusi pendidikan, 179 fasilitas kesehatan, jembatan, jalan dan bandara

img_title

VIVA.co.id

13 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |