Jakarta, VIVA – Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas mengatakan, pihaknya fokus menguatkan operasional tambang yang aman dan berkelanjutan, di tengah dinamika geopolitik dan harga minyak dunia imbas perang Iran dengan Amerika Serikat-Israel.
“Iya, jadi kita tetap (fokus ke) kegiatan produksi kita. Kita upayakan (target 2026) bisa tercapai, tapi yang paling penting adalah dengan cara yang aman dan selamat dan berkelanjutan,” kata Tony saat ditemui di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.
Freeport.
Photo :
- Dokumentasi Freeport Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2024
Photo :
- VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Khusus terkait kenaikan komoditas energi seperti BBM dunia, dia mengatakan perusahaan sudah mempersiapkan sejumlah langkah mitigasi yang berfokus pada kegiatan operasional di dalam negeri.
Dia menekankan, pihaknya senantiasa fokus selalu pada hal-hal yang bisa dikendalikan. Sebab, situasi geopolitik memang merupakan hal-hal yang tidak bisa dikendalikan oleh pihaknya.
"Jadi memang kita antisipasi, kita berusaha memitigasi, tapi kita lebih fokus kepada mengoperasikan tambang tersebut dengan produksi yang aman, selamat dan berkelanjutan. Ini fokus utama kita,” ujarnya.
“Ada harga yang naik ya memang kita enggak bisa menghindar dari itu. Dan tentu saja kita melakukan hal-hal untuk memitigasi, berusaha menekan serendah mungkin cost-nya karena ada kenaikan di sini,” kata Tony menambahkan.
Hal ini senada dengan tingkat produksi tambang setelah insiden longsor di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) pada 8 September 2025, yang sudah mencapai sekitar 40-50 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia memastikan, Freeport Indonesia menargetkan operasional dapat kembali mendekati 100 persen pada akhir tahun 2026, dan mencapai kapasitas penuh produksinya pada awal kuartal tahun 2027.
“Dengan segala macam cara dan daya upaya yang kita lakukan untuk menuju ke situ (operasional aman). Apakah harga minyaknya naik, apakah harga emas turun, apakah harga tembaga naik atau turun. Bukan kita nggak peduli tapi kita fokusnya kepada produksi yang selamat, aman, berkelanjutan,” ujarnya. (Ant).
Penguatan Pengawasan Lingkungan Ditegaskan Penting di Tengah Peningkatan Aktivitas Kawasan Industri
Komisi XII DPR RI memastikan bahwa praktik industri berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan warga.
VIVA.co.id
10 April 2026

2 weeks ago
7



























