Gol Jerman ke Gawang Paraguay Dianulir VAR, Juergen Klopp Malah Bawa-bawa Arsenal

2 weeks ago 4

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:24 WIB

VIVA – Keputusan Video Assistant Referee (VAR) lagi-lagi memicu perdebatan di Piala Dunia 2026. Kali ini, sorotan datang dari laga dramatis Jerman kontra Paraguay di babak 32 besar yang berakhir dengan kemenangan La Albirroja lewat adu penalti.

Mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp, menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik keputusan wasit membatalkan gol Jerman pada babak perpanjangan waktu. Menariknya, Klopp justru menyeret nama Arsenal saat menyampaikan kritiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jerman harus angkat koper setelah kalah 3-4 dalam adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Boston Stadium, Selasa dini hari WIB, 30 Juni 2026.

Die Mannschaft sempat tertinggal lebih dulu akibat gol Julio Enciso pada menit ke-42. Kai Havertz kemudian menghidupkan harapan Jerman lewat gol penyeimbang pada menit ke-54.

Momentum terbesar Jerman sebenarnya datang pada menit ke-102. Berawal dari situasi sepak pojok, Nathaniel Brown mengirim umpan akurat yang disambut sundulan Jonathan Tah hingga bersarang di gawang Paraguay.

Wasit semula mengesahkan gol tersebut. Namun setelah mendapat panggilan dari ruang VAR dan meninjau tayangan ulang di monitor, keputusan berubah.

Gol dibatalkan karena bek Jerman, Waldemar Anton, dinilai melakukan pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill, sebelum Jonathan Tah menyundul bola ke gawang.

Dalam tayangan ulang terlihat Anton menghalangi pergerakan Gill hingga sang penjaga gawang kehilangan keseimbangan dan sempat terjatuh. Keputusan itu membuat skor tetap 1-1 hingga waktu tambahan berakhir dan pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Paraguay akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3 sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar.

Keputusan tersebut rupanya membuat Juergen Klopp geram. Pelatih asal Jerman itu menilai insiden tersebut tidak seharusnya berujung pada pembatalan gol.

Bahkan, Klopp menyinggung Arsenal yang menurutnya sepanjang musim lalu berkali-kali mencetak gol melalui skema bola mati dengan situasi serupa.

"Kalau gol itu dianulir, maka Arsenal tidak akan menjuarai Liga Inggris musim lalu," kata Klopp seperti dikutip dari 433.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Arsenal mencetak 60 persen gol mereka seperti itu," lanjutnya.

Pernyataan Klopp pun langsung menjadi perbincangan di media sosial karena dianggap menyindir gaya bermain Arsenal yang kerap memanfaatkan duel fisik dalam situasi sepak pojok maupun tendangan bebas.

Halaman Selanjutnya

Di sisi lain, kegagalan Jerman melaju ke babak berikutnya juga membuat masa depan Julian Nagelsmann mulai dipertanyakan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |