Jakarta, VIVA – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) TB. Ace Hasan Syadzily, menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi dan rencana mitigasi yang tepat guna mengantisipasi dampak dinamika geopolitik, sekaligus memperkuat ketahanan nasional melalui kebijakan yang terukur, cermat, dan efektif.
Kemudahan investasi bagi para investor serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, kata dia, juga perlu ditingkatkan demi memperkuat sinergi kebijakan di sektor keuangan. Adapun hal ini diungkapnya membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kita harus mendorong sinergitas kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan untuk memperkuat stabilitas di tengah volatilitas pasar keuangan global guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata dia, dikutip Rabu, 27 Mei 2026.
Ia mengimbau seluruh pihak untuk terus mendorong dan mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
"Tentu kita harus terus mendorong agar tren pertumbuhan yang positif ini dapat terus kita jaga dan tingkatkan pada tahun-tahun yang akan datang,” kata Ace.
Ace menegaskan bahwa tren positif ini harus dijaga sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR RI. Dimana, kata dia, Presiden telah menetapkan kerangka ekonomi makro di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen.
"Untuk tahun depan, tahun 2027, Bapak Presiden Prabowo telah menyampaikan dalam pidato pengantar ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal di DPR RI, 20 Mei 2026, target pertumbuhan ekonomi kita mencapai kisaran 5,6 persen sampai dengan 6,5 persen,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Adapun seminar itu mengangkat tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dalam Rangka Meningkatkan Ketahanan Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik Global".
Melalui seminar ini, Ace berharap para peserta mampu berpikir kreatif dan menghasilkan strategi konkret untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan global, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis data bagi peningkatan ekonomi nasional ke depan.
1.152 Dapur MBG Masih Disetop Sementara, BGN: Kualitas Layanan Harus Sesuai Standar Nasional
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana menegaskan bahwa penghentian sementara operasional dapur MBG merupakan bagian dari upaya pembenahan menyeluruh.
VIVA.co.id
25 Mei 2026

2 weeks ago
5














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)