Madiun, VIVA – Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI AD di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dilaporkan mengalami ledakan pada Kamis pagi, 16 Juli 2026. Insiden tersebut mengakibatkan satu anggota TNI AD dilaporkan meninggal dunia, sementara tujuh anggota lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, ledakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dentuman keras terdengar berasal dari dalam kompleks Gudang Pusat Amunisi yang berada jauh dari kawasan permukiman warga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hingga Kamis sore, proses penanganan terhadap para korban masih berlangsung. Seluruh korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, yang berada di Kecamatan Mejayan.
Tujuh Korban Luka Dirawat di RSUD Caruban
Informasi sementara menyebutkan terdapat tujuh anggota TNI AD yang mengalami luka akibat ledakan tersebut. Namun, hingga kini belum diketahui secara rinci kondisi maupun tingkat keparahan luka yang dialami masing-masing korban.
Selain korban luka, satu anggota TNI AD juga dilaporkan meninggal dunia. Meski demikian, identitas korban maupun penyebab pasti kematian belum disampaikan secara resmi.
Pihak rumah sakit juga belum memberikan keterangan terkait penanganan medis terhadap para korban.
Denpom Jaga Ketat Area IGD
Pantauan di RSUD Caruban menunjukkan sejumlah personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI AD berjaga di depan pintu masuk Instalasi Gawat Darurat.
Pengamanan dilakukan secara ketat sehingga belum ada keterangan yang dapat diperoleh dari pihak rumah sakit maupun personel TNI AD yang berada di lokasi.
Hingga berita ini ditulis, akses informasi terkait kondisi korban maupun kronologi lengkap insiden masih terbatas.
Ledakan Berasal dari Kompleks Gudang Amunisi
Ledakan diketahui berasal dari kawasan Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Lokasi gudang berada di area kompleks militer yang letaknya cukup jauh dari permukiman masyarakat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab ledakan maupun aktivitas yang sedang berlangsung di dalam gudang saat kejadian terjadi.
Pihak berwenang juga belum menyampaikan apakah terdapat dampak lain di luar korban jiwa dan korban luka.
Halaman Selanjutnya
Dispenad Akan Gelar Konferensi Pers

2 hours ago
2











