Jakarta, VIVA – Harga minyak dan gas kembali melonjak di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Meski demikian, Presiden AS, Donald Trump optimistis harga energi bisa stabil bahkan berpeluang turun menjelang pemilu paruh waktu tahun ini.
Melansir Al Jazeera, minyak mentah acuan global, Brent, melambung lebih dari 8 persen menembus US$103 per barel atau setara Rp1.751.000 (kurs Rp17.000) pada Minggu, 12 April 2026. Kenaikan ini menjadi kali pertama harga kembali melewati level US$100 sejak sempat melampaui US$111 per barel atau sekitar Rp1.887.000 pada pekan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam wawancara di acara Sunday Morning Futures, Trump menilai pergerakan harga minyak dan gas masih akan terkendali meski ketegangan geopolitik meningkat. Pernyaataan ini setelah Trump memerintahkan pasukan militer Angkatan Laut AS untuk memblokade kapal-kapal yang ingin memasuki Selat Hormuz pada Minggu, 12 April 2026.
“Saya berharap begitu. Saya pikir bisa saja turun, bisa juga tetap sama atau mungkin sedikit lebih tinggi tapi seharusnya berada di kisaran yang sama,” ujar Trump dikutip dari The Hill pada Senin, 13 April 2026.
Presiden AS Donald Trump.
Photo :
- AP Photo/Alex Brandon
Trump menegaskan, langkah militer tersebut merupakan bagian dari strategi menghadapi Iran dalam konflik yang masih berlangsung. Ia mengklaim, perang dengan Iran akan segera berakhir.
“Saya pikir ini (perang) tidak akan berlangsung lama lagi. Mereka (Iran) sudah hancur. Mereka (Iran) akan musnah," kata Trump.
Penjegalan kapal-kapal tanker yang dilakukan Angkatan Laut AS menargetkan seluruh kapal yang mencoba masuk maupun keluar dari Selat Hormuz. Jalur ini sebelumnya sudah terganggu sejak konflik pecah, bahkan Iran sempat memberlakukan biaya 'tol' bagi kapal yang melintas.
Kenaikan harga energi dunia langsung terasa di AS. Harga bensin rata-rata saat ini mencapai sekitar US$4,13 per galon atau naik US$0,50 dari sekitar US$3,60 pada bulan sebelumnya, demikian dilaporkan AAA.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Mulai sekarang juga, Angkatan Laut Amerika Serikat, yang Terbaik di Dunia, akan memulai proses PEMBLOKIRAN terhadap semua Kapal yang mencoba memasuki, atau meninggalkan, Selat Hormuz,” kata presiden di Truth Social.
Kenaikan harga energi ini menjadi perhatian serius, terutama menjelang pemilu. Masalah ini dimanfaatkan Partai Demokrat sebagai senjata untuk melawat Partai Republik di mana Trump berjanji menurunkan biasa hidup pada kampanye pemilu 2024.
Halaman Selanjutnya
Lebih dari 30 persen pemilih Trump sebelumnya menyebut biaya hidup sebagai yang terburuk. Meski demikian, Trump tetap percaya diri bahwa tekanan harga tidak akan berlangsung lama seiring menilai situasi akan segera mereda seiring perkembangan konflik.

1 week ago
8



























