VIVA – Kabar kurang menyenangkan datang bagi gamer yang ingin membeli Steam Deck. Valve resmi menaikkan harga handheld gaming PC populernya secara drastis, bahkan model Steam Deck OLED 1TB kini dibanderol hingga USD 949 atau setara lebih dari Rp16 jutaan. Kenaikan ini membuat banyak penggemar terkejut karena harganya melonjak hampir 50 persen dibanding harga sebelumnya.
Ilustrasi main Steam Deck
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Steam Deck OLED 1TB dijual dengan harga sekitar USD 649 atau setara Rp11 jutaan. Namun setelah penyesuaian terbaru, harga perangkat tersebut naik menjadi USD 949 atau sekitar Rp16 jutaan. Tidak hanya model tertinggi, versi OLED 512GB juga mengalami kenaikan signifikan dari USD 549 atau sekitar Rp9 jutaan menjadi USD 789 atau setara Rp13 jutaan.
DIkutip VIVA dari PC Games Kamis, 28 Mei 2026, Valve menjelaskan bahwa kenaikan harga ini dipicu oleh meningkatnya biaya komponen memori dan penyimpanan global. Krisis pasokan RAM dan SSD yang masih berlangsung di industri teknologi disebut menjadi penyebab utama melonjaknya biaya produksi perangkat gaming modern.
Steam Deck sendiri merupakan handheld gaming PC buatan Valve yang pertama kali dirilis pada 2022. Perangkat ini memungkinkan pengguna memainkan game Steam layaknya PC gaming portabel. Popularitasnya terus meningkat karena dianggap berhasil menghadirkan pengalaman bermain game PC dalam bentuk yang lebih fleksibel dan praktis.
Versi OLED yang kini mengalami kenaikan harga sebenarnya membawa sejumlah peningkatan dibanding model sebelumnya. Steam Deck OLED hadir dengan layar 7,4 inci 90Hz, baterai lebih besar, pendingin yang ditingkatkan, serta dukungan Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun bagi banyak gamer, lonjakan harga ini dianggap terlalu tinggi. Di media sosial dan forum komunitas gaming, sejumlah pengguna mengaku mulai mempertimbangkan alternatif lain seperti ASUS ROG Ally atau Lenovo Legion Go yang juga bermain di pasar handheld gaming PC. Beberapa bahkan menyebut harga terbaru Steam Deck kini sudah mendekati laptop gaming kelas menengah.
Selain kenaikan harga, Valve juga dilaporkan masih menghadapi masalah stok di beberapa wilayah. Sejak awal 2026, ketersediaan Steam Deck OLED sempat terbatas akibat gangguan pasokan memori global yang memengaruhi berbagai produsen perangkat teknologi.

2 weeks ago
13














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)