Jakarta, VIVA – Aksi seorang petugas patroli dan pengawalan (patwal) yang diduga memepet kendaraan warga saat mengawal rombongan mobil RI 21 viral di media sosial.
Peristiwa yang disebut terjadi di kawasan Jalan Pintu 1 Senayan, Jakarta Pusat, itu kini menjadi perhatian Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Video tersebut memperlihatkan seorang pengemudi mengeluhkan cara petugas patwal mengawal rombongan kendaraan. Dalam narasi yang diunggah akun Instagram @jakarta24jam.id, pengemudi mengaku saat itu sedang mengantre untuk berbelok di persimpangan.
Ketika gilirannya hampir tiba, ia melihat motor patwal datang dari sisi kanan dan memperkirakan masih memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan belokan karena iring-iringan kendaraan dinilai masih berada pada jarak yang aman.
Namun, situasi berubah ketika mobilnya mulai memasuki tikungan. Pengemudi mengaku motornya dipaksa menepi oleh petugas patwal hingga diminta menghentikan kendaraan.
"Ia juga mengaku sempat mendapat teguran dari petugas di lokasi. Menurut pengakuannya, situasi tersebut berpotensi membahayakan karena kendaraannya sudah berada di tengah manuver dan tidak memungkinkan berhenti secara mendadak," demikian bunyi keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Kamis, 2 Juli 2026.
Menanggapi video yang ramai diperbincangkan itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Komarudin, mengatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap peristiwa tersebut.
Menurut dia, evaluasi dilakukan agar pelaksanaan tugas pengawalan tetap mengedepankan profesionalisme di lapangan.
"Atas ketidaknyaman dari situasi kemarin pasti kami dalami, untuk pelaksanaan tugas pengawalan yang memang diatur oleh UU untuk lebih profesional," kata Komarudin.
Komarudin menambahkan, petugas patwal yang bertugas saat kejadian akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi mengenai kronologi insiden yang viral tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan telepon seluler saat mengemudi hanya untuk merekam kejadian di jalan.
"Imbauan juga untuk masyarakat atau pengendara, sekiranya menemukan ada hal yang dirasa kurang atau tidak pas di jalan agar berhenti dulu baru merekam, atau minta penumpang atau orang di sebelahnya yang merekam. Jangan berkendara sambil menggunakan HP atau merekam," ucap dia.
Dari Garasi ke Sirkuit, Mobil Drift Obell Terus Naik Level
Tidak hanya dari sisi jumlah kompetisi, tetapi juga kualitas mobil yang digunakan para peserta yang kini semakin kompetitif dan mengandalkan pengembangan teknis.
VIVA.co.id
1 Juli 2026

1 week ago
4











