Jakarta, VIVA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memanggil perusahaan teknologi Meta untuk meminta keterangan terkait ramainya keluhan pengguna WhatsApp yang akunnya tiba-tiba diblokir.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengatakan pihaknya telah bertemu langsung dengan perwakilan Meta untuk membahas hal tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi hari ini kami menindaklanjuti untuk memanggil tim dari Meta, utamanya yang terkait dengan WhatsApp," kata Alexander saat ditemui di Kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Rabu.
Alexander menjelaskan, Kemkomdigi telah mengirim surat pertama kepada Meta pada tanggal 14 Agustus 2026 untuk meminta klarifikasi soal pemblokiran massal akun WhatsApp.
Menurutnya, dalam jangka waktu satu minggu sejak surat tersebut dikirim Meta tidak merespons permintaan klarifikasi dari Kemkomdigi.
Oleh karena itu, Meta dipanggil untuk hadir secara langsung ke Kantor Kemkomdigi guna memberikan penjelasan kepada pemerintah.
"Karena sampai jam kerja selesai tidak ada respons dari Meta, sehingga kami memanggil Meta untuk bisa hadir secara fisik di tempat kami untuk memberikan penjelasan langsung kepada pemerintah," ujar Alexander.
Diketahui, para pengguna WhatsApp di sejumlah negara, termasuk Indonesia, mengeluhkan akun mereka diblokir dan berstatus “dalam peninjauan” oleh Meta.
Berdasarkan keluhan pengguna yang diunggah di berbagai platform media sosial, banyak dari mereka tiba-tiba tidak dapat mengakses akun WhatsApp.
Saat mencoba mengakses akun, WhatsApp menampilkan pemberitahuan yang menyebut aktivitas akun dan informasi perangkat sedang diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap Ketentuan Layanan.
Pengguna juga diberi tahu bahwa hasil pemeriksaan biasanya akan disampaikan dalam waktu 24 jam.
Dilansir dari laporan Tech Crunch, Meta mengakui adanya masalah tersebut dan mengatakan bahwa perusahaan sedang berupaya memulihkan akses ke akun-akun yang terdampak.
Mengenai penyebab pemblokiran massal tersebut, Meta menjelaskan bahwa perusahaan secara rutin berupaya menjaring pihak-pihak yang menyalahgunakan layanan WhatsApp dan memblokir akun mencurigakan untuk menjaga keamanan pengguna.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, sistem WhatsApp terkadang melakukan kesalahan sehingga akun pengguna yang seharusnya tidak terdampak ikut diblokir.
“Kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali berkomunikasi. Kami telah mengambil langkah untuk memulihkan akun yang terdampak,” kata juru bicara Meta. (Ant)
Bisnis Makin Dekat dengan Pelanggan Lewat Video Call WhatsApp, Apa Saja Manfaatnya?
Sebetulnya pemakaian layanan video call ini Tak terbatas hanya pada penanganan keluhan saja. Pemakaiannya bisa dipertimbangkan untuk layanan lain seperti pembelian produk
VIVA.co.id
24 Agustus 2026

2 hours ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

