Honda Indonesia Mulai Tertekan Merek China

1 day ago 3

Senin, 21 September 2026 - 11:00 WIB

Jakarta, VIVA – Persaingan pasar mobil Indonesia semakin berubah dengan semakin kuatnya kehadiran merek asal China. Honda menjadi salah satu merek Jepang yang mengalami tekanan cukup besar, terlihat dari penurunan penjualan sepanjang Januari-Agustus 2026.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif Senin 21 September 2026, penjualan retail Honda pada periode Januari-Agustus 2026 mencapai 31.671 unit. Angka tersebut turun 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 49.513 unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penurunan tersebut terjadi ketika pasar mobil secara keseluruhan justru mengalami pertumbuhan. Penjualan retail nasional sepanjang delapan bulan pertama 2026 mencapai 594.984 unit, naik 13,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tekanan terhadap Honda juga terlihat pada performa bulanan. Pada Agustus 2026, Honda mencatat penjualan retail 4.117 unit, naik 11,1 persen dibandingkan Juli, tetapi masih turun 22,6 persen dibandingkan Agustus 2025.

Pada bulan yang sama, sejumlah merek China mampu mencatat penjualan lebih tinggi dari Honda. BYD membukukan retail sales 6.861 unit, sedangkan Jaecoo mencapai 3.300 unit dan Geely mencatat 2.158 unit.

Posisi BYD bahkan sudah berada di atas Honda dalam daftar merek dengan penjualan retail Agustus 2026. BYD menempati posisi ketiga dengan 6.861 unit, sementara Honda berada di posisi ketujuh dengan 4.117 unit.

Perubahan tersebut juga terlihat pada pangsa pasar. Pada Agustus 2026, pangsa pasar retail Honda tercatat sekitar 5,3 persen, turun dari 9,5 persen pada Agustus tahun sebelumnya, sementara BYD meningkat menjadi 6,3 persen dan Jaecoo mencapai sekitar 4 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini tidak berarti merek Jepang secara keseluruhan kehilangan pasar, karena Toyota dan Daihatsu masih mencatat volume penjualan retail yang jauh lebih besar. Namun, data tersebut menunjukkan bahwa merek China mulai mengambil ruang yang sebelumnya lebih banyak dikuasai pabrikan Jepang, terutama melalui kendaraan listrik dan model SUV.

Honda sendiri masih memiliki model yang menjadi penopang penjualan, salah satunya Brio. Berdasarkan data Gaikindo, Honda Brio mencatat penjualan wholesales 1.670 unit pada Agustus, menunjukkan bahwa produk Honda masih memiliki permintaan di pasar Indonesia.

Ilustrasi mengemudi mobil dalam kondisi hujan

Cuaca Mulai Berubah, Ini Persiapan Mobil Sebelum Musim Hujan

Hujan mulai melanda sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir, meski sebagian besar wilayah masih berada dalam kondisi relatif kering. Kondisi tersebut menj

img_title

VIVA.co.id

21 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |