loading...
IDSurvey bersama tiga entitas usahanya, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia, terus berpartisipasi aktif dari tahun ke tahun dalam Program Mudik Bersama BUMN. Foto/Dok
JAKARTA - IDSurvey bersama tiga entitas usahanya, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia, terus berpartisipasi aktif dari tahun ke tahun dalam Program Mudik Bersama BUMN sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program Mudik Bersama BUMN merupakan inisiatif strategis yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh BUMN bersama berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Pada tahun 2026, program ini menargetkan pengangkutan lebih dari 100.000 pemudik ke berbagai daerah di Indonesia melalui moda transportasi bus, kereta api, dan kapal laut.
Penyelenggaraan tahun ini juga didukung oleh inovasi berupa integrasi basis data pemudik lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan menggunakan single data NIK, guna mencegah pendaftaran ganda sekaligus meningkatkan akurasi data peserta. Melalui integrasi tersebut, program diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta efisiensi pengelolaan sumber daya negara.
Baca Juga: Bimbingan Teknis Bersama BKI dan PIKKI Hasilkan 5 Sertifikasi Komponen Kapal Nasional
Dalam pelaksanaan Program Mudik Bersama 2026, IDSurvey Group menargetkan 1.400 peserta mudik yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Peserta program ini meliputi masyarakat umum, masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, serta para frontliners IDSurvey seperti petugas keamanan, resepsionis, petugas kebersihan, dan pengemudi.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, IDSurvey Group menyediakan 22 armada bus serta layanan kereta api dengan sejumlah tujuan kota di berbagai wilayah Indonesia. Moda transportasi bus melayani sepuluh kota tujuan, yaitu Semarang, Yogyakarta (via selatan), Yogyakarta (via Pantura), Wonogiri, Solo/Surakarta, Surabaya, Malang, Lampung, Palembang, dan Padang, sementara moda kereta api melayani perjalanan menuju Surabaya.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

