IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Sideways, Bursa Asia dan Wall Street Mayoritas Anjlok

2 weeks ago 12

Senin, 29 Juni 2026 - 09:03 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 36 poin atau 0,62 persen di level 5.932 pada pembukaan perdagangan Senin, 29 Juni 2026.

Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi sideways alias datar pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi sideways di area 5.850-6.000," kata Fanny dalam riset hariannya, Senin, 29 Juni 2026.

Ilustrasi IHSG.

Photo :

  • VIVA/Muhamad Solihin

Dia mengatakan, Bursa Asia sebagaian besar turun pada perdagangan Jumat pekan lalu, karena saham-saham chip big-cap kehilangan sebagian keuntungan setelah naik tinggi pada perdagangan Kamis.

Indeks Nikkei 225 Jepang menurun 4,15 persen dan Topix turun 1,32 persen. Selain itu, Hang Seng Hong Kong melemah 1,76 persen, Taiex Taiwan turun 3,64 persen, dan Kospi Korea Selatan terkoreksi 5,81 persen.

Sedangkan, ASX 200 Australia naik 0,18 persen. Sementara itu, Straits Times turun 0,52 persen dan FTSE Malaysia menguat 0,24 persen. Pergerakan tersebut ditandai dengan volatilitas tinggi di sektor teknologi.

Fluktuasi pasar saham terbaru menyoroti meningkatnya kekhawatiran investor tentang apakah raksasa teknologi yang selama ini menopang kenaikan pasar saham akan terus membenarkan ekspektasi tinggi, yang tertanam pada harga saham.

Kekhawatiran tentang pengeluaran AI telah mendorong pergerakan tajam pada saham chip akhir pekan lalu.  

"Support IHSG berada di level 5.750-5.850 sementara resist IHSG di rentang 6.000-6.100," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas tertekan pada perdagangan Jumat pekan lalu. Nasdaq Composite melemah 0,24 persen, S&P 500 turun tipis 0,05 persen, dan Dow Jones Industrial Average berkurang 0,09 persen.

Tekanan terbesar berasal dari saham-saham chip, setelah The New York Times melaporkan bahwa OpenAI mempertimbangkan menunda IPO hingga tahun depan. Penundaan tersebut disebabkan pelemahan kinerja saham SpaceX pasca melantai di bursa serta tingginya volatilitas saham-saham berbasis AI.

IHSG

IHSG Ditutup Ambles 1,72 Persen ke Level 5.896, Saham Big Caps Jadi Beban Utama

IHSG ditutup melemah 1,72 persen ke level 5.896 pada perdagangan Jumat. Pelemahan dipicu koreksi saham-saham big caps dan sentimen negatif bursa Asia.

img_title

VIVA.co.id

26 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |