IHSG Dibuka Menguat Potensi Terkoreksi Saat Wall Street Cetak Rekor All Time High

1 week ago 5

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:03 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 11 poin atau 0,19 persen di level 6.207 pada pembukaan perdagangan Rabu, 3 Juni 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi kembali terkoreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 3 Juni 2026..

Dia mengatakan, Bursa saham Asia bervariasi pada perdagangan Selasa kemarin, di tengah ketidakpastian perkembangan konflik Timur Tengah yang mengimbangi sentimen positif dari sektor kecerdasan buatan (AI).

Di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,3 persen, dan Topix melemah 0,4 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,15 persen, sedangkan Kosdaq terkoreksi 2,3 persen.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong meningkat 2,5 persen, CSI 300 China naik 1,5 persen, Taiwan Taiex menguat 0,5 persen, dan ASX 200 Australia berkurang 0,06 persen.

Di sisi lain, harga minyak mentah Brent bertahan sekitar US$ 96/bbl, setelah Lebanon mengumumkan gencatan senjata parsial antara Hezbollah dan Israel. Langkah tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi upaya diplomatik baru, guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama tiga bulan antara AS dan Iran.

"Support IHSG berada di level 6.000-6.100 sementara resist IHSG di rentang 6.200-6.300," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street melanjutkan cetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Selasa kemarin. Indeks S&P 500 naik 0,13 persen ke level 7.609,78. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 0,45 persen, dan Nasdaq Composite naik tipis 0,03 persen.

Kenaikan Wall Street terjadi di tengah pergerakan beragam saham teknologi. Saham Alphabet turun hampir 4 persen, setelah perusahaan induk Google tersebut mengumumkan rencana menghimpun dana US$80 miliar melalui penjualan saham untuk memperkuat pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Ilustrasi petani

Karet hingga Bawang Merah Dongkrak Nilai Tukar Petani 1,99 Persen di Mei 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional mencapai 127,73 pada Mei 2026, atau naik sebesar 1,99 persen dibandingkan April 2026

img_title

VIVA.co.id

2 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |