Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berbalik naik pada sesi perdagangan Senin, 9 Februari 2026. Posisi terakhir IHSG berada di level 7.935,26 setelah terkoreksi signifikan sebesar 2,08 persen pada penutupan perdagangan Jumat, 6 Februari 2026.
Senior Analis PT Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, menuturkan secara teknikal bahwa IHSG terdapat peluang rebound setelah uji wave ii. Di sisi lain, indikator RSI sudah oversold bahkan terjadi aksi beli investor asing secara harian (daily net foreign buy) sebesar Rp 774,5 miliar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Nafan mengatakan, para pelaku pasar fokus ke data makroekonomi penting Amerika Serikat (AS) yang bisa mengubah ekspektasi arah suku bunga Federal Reserve (The Fed). Data-data penting meliputi indikator ketenagakeejaan (nonfarm payroll), inflasi (Consumer Price Index/CPI), dan penjualam ritel (retail sales).
Nafan juga melihat sentimen dari domestik. Menurutnya, para pelaku pasar mulai melakukan penyesuaian terhadap saham-saham yang berhasil meningkatkan free float ke level 15 persen.
IHSG
Photo :
- ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
"Indeks keyakinan konsumen per Januari 2026 yang diproyeksikan tetap optimis karena efek musiman Natal dan Tahun Baru menunjukkan bahwa sentimen konsumen Indonesia masih kuat," ujar Nafan dikutip dari riset hariannya pada Senin, 9 Februari 2026.
Adapun titik support berada pada level 7.836 dan 7.701. Sementara itu, titik resistance pada area 8.504 dan 8.210.
Lebih lanjut, Nafan memprediksi sejumlah emiten potensial cuan. Berikut rekomendai saham yang menarik untuk para investor cermati.
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
- Rekomendasi : Buy
- Area beli : 1.675-1.775
- Target harga : 1.800
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
- Rekomendasi : Buy
- Area beli : 1.980-2.120
- Target harga : 2.200
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Indika Energy Tbk (INDY)
- Rekomendasi : Add
- Area beli : 3.180-3.390
- Target harga : 3.430
IHSG Sesi I Ambruk 229 Poin Usai Kredit Utang RI Diturunkan Moody’s
IHSG anjlok 229,46 poin atau 2,83 persen ke level 7.874,41 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Penurunan kredit oleh Moody’s jadi tekanan berat.
VIVA.co.id
6 Februari 2026

4 weeks ago
5










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

