IHSG Ditutup Jatuh 41 Poin Jelang Akhir Pekan, Analis Soroti Tekanan Jual dan Peringatkan Dampak Perubahan MSCI

1 day ago 4

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:59 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terperangkap di zona merah jelang akhir pekan. IHSG melemah 0,46 persen atau 41,17 poin ke level 8.951,01 pada penutupan perdagangan Jumat, 23 Januari 2026.

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHSG bergerak flutuatif dengan kecenderungan naik pada sesi kedua. Posisi tertingginya menyentuh level 9.039 di awal sesi, sedangkan titik terendahnya sempat tergelincir ke area 8.837. 

Nilai transaksi mencapai Rp 31,77 triliun. Jumlah perdagangan tercatat sebanyak 3,17 juta transaksi dengan volume transaksi sebesar Rp 59,42 miliar.

Seorang pelaku pasar sedang memantau pergerakan IHSG.

Photo :

  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

Mayoritas sektor saham terkoreksi dipimpin penurunan drastis sektor transportasi sebesar 2,29 persen. Sektor konsumer siklikal melemah 2,25 persen, sektor industri menyusut 1,53 persen, sektor energi menurun 0,96 persen, sektor properti menurun 0,70 persen, sektor teknologi anjlok 0,60 persen, sektor keuangan tergerus 0,45 persen dan sektor bahan baku jatuh 0,10 persen.

Sementara itu, sektor kesehatan menguat sebesar 0,64 persen. Kenaikan juga dicetak sektor infrastruktur sebesar 0,17 persen.

Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai koreksi IHSG juga dipicu oleh antisipasi penerapan metodologi MSCI untuk penghitungan free-float  saham-saham Indonesia. Meski was-was berpengaruh negatif, beberapa saham ditutup rebound, sehingga pelemahan IHSG berkurang.

"(Perubahan ini) dikhawatirkan berdampak pada tekanan jual oleh investor asing, terutama terhadap saham-saham yang mayoritas dimiliki oleh institusi atau konglomerasi," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Jumat, 23 Januari 2026.

Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat tekanan jual pada beberapa saham dengan kapitalisasi besar telah mendorong indikator MACD IHSG mengalami Death Cross. Stochastic RSI mengarah ke area oversold. 

"IHSG ditutup di bawah MA5, namun masih di atas level MA20 dan MA50, setelah sempat menembus level MA20 pada perdagangan intraday," lanjutnya.

Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham yang mencetak lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) antara lain:

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI menguat sebesar 5,96 persen atau 475 poin hingga menembus level 8.450.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Saham PGAS melesat 5,09 persen atau 110 poin menjadi 2.270.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Halaman Selanjutnya

Hasil positif juga dicatakan saham ADMR sebesar 5,07 persen atau 110 poin ke area 2.280.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |