Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat tipis pada perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026. IHSG naik 5,47 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.507,14.
Penguatan tersebut membuat IHSG kembali berada di atas level psikologis 6.500 setelah pasar keuangan Indonesia libur pada Selasa, 25 Agustus 2026, bertepatan dengan libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mencatat penguatan. Indeks LQ45 naik 0,62 poin atau 0,10 persen ke posisi 642,57.
IHSG Sempat Anjlok 1,05 Persen
Meski dibuka di zona hijau, pergerakan IHSG pada menit-menit awal perdagangan berlangsung cukup fluktuatif. Sekitar empat menit setelah perdagangan dimulai, IHSG sempat berbalik melemah hingga 1,05 persen ke level 6.429,57.
Berdasarkan data BEI pada pukul 09.00 WIB, IHSG tercatat berada di level 6.507,14 atau naik 5,47 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 6.501,67.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.509 dan level terendah 6.429.
Tekanan terhadap pergerakan indeks juga tercermin dari mayoritas saham yang berada di zona merah. Sebanyak 124 saham tercatat menguat, sedangkan 388 saham melemah dan 187 saham lainnya bergerak stagnan.
Nilai transaksi saham pada awal perdagangan mencapai Rp1,37 triliun. Adapun volume perdagangan tercatat sebanyak 3,02 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai sekitar 230 ribu kali.
Investor Cermati Uji Kelayakan Calon Gubernur BI
Dari dalam negeri, salah satu perhatian pelaku pasar pada perdagangan hari ini tertuju pada agenda uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.
Komisi XI DPR RI dijadwalkan menggelar uji kelayakan dan kepatutan Destry pada Rabu, 26 Agustus 2026, pukul 10.00 WIB melalui Rapat Dengar Pendapat Umum.
Destry merupakan calon tunggal Gubernur BI yang diajukan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR. Saat ini, Destry menjabat sebagai Penjabat Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Destry menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Ia juga pernah berkarier sebagai ekonom di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri, serta menjadi anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Pelaku pasar akan mencermati pandangan Destry terkait arah kebijakan moneter, stabilitas nilai tukar rupiah, pengendalian inflasi, serta upaya menjaga aliran modal asing ke Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Selain agenda calon Gubernur BI, perkembangan pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis juga menjadi perhatian investor di dalam negeri.

2 hours ago
1
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)

