IHSG Tembus 7.500 saat Penutupan, Sektor Energi Melejit di Tengah Panasnya Konflik AS-Iran

1 week ago 9

Senin, 13 April 2026 - 16:58 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus target yang diperkirakan pasar. IHSG menguat 0,56 persen atau 41,69 poin ke level 7.500 pada penutupan perdagangan hari ini, Senin, 13 April 2026. 

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHSG bergerak cenderung sideways pada sesi perdagangan kedua. Pada sesi pagi, indeks sempat tersungkur ke level 7.358.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG dibuka melemah akibat kenaikan kembali harga minyak mentah setelah negosiasi AS-Iran gagal mencapai kesepakatan dan Presiden Trump mengumumkan Angkatan laut AS akan memblokade Selat Hormuz," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Senin, 14 April 2026.

Nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp 20,44 triliun sementara volume transaksi mencapai Rp 425,08 juta. Jumlah itu merupakan akumulasi dari total jual-beli yang dilakukan para investor sebanyak 2,56 juta transaksi. 

Seorang pelaku pasar sedang memantau pergerakan IHSG.

Photo :

  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

Tim Analis Phintraco Sekurita juga menyinggung kegagalan negosiasi dan blokade Selat Hormuz oleh AS telah meredam harapan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Kondisi ini cepat serta berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dan memicu guncangan energi secara global. 

"Namun, IHSG berbalik bergerak di teritori positif, didorong oleh kenaikan saham sektor energi, basic material, dan cyclical meskipun terjadi pelemahan pada sektor keuangan," lanjut Analis Phintraco Sekuritas.

Sektor energi membukukan kenaikan tertinggi sebesar 2,64 persen. Sebaliknya, sektor keuangan terkoreksi 1,31 persen dan sektor kesehatan tergerus 0,23 persen.

Kemudian sektor bahan baku menguat 2,36 persen, sektor konsumer siklikal meningkat 2,30 persen, dan sektor industri naik 1,84 persen. Sektor konsumer non-siklikal menyusul lonjakan sebesar 1,27 persen, sektor teknologi melambung 1, 14 persen, sektor infrasktur naik 0,96 persen dan sektor properti naik tipis 0,19 persen.

Secara teknikal, indikator MACD berlanjut membentuk histogram positif. Namun, Stochastic RSI berada di area overbought. 

Adapun sejumlah emiten membukukan lompatan harga drastis (top gainers) di jajaran saham unggulan antara lain:

Barito Pacific Tbk (BRPT)

Saham BRPT memimpin kenaikan sebesar 14,36 persen atau 275 poin dan ditutup pada level 2.190.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham MEDC menyusul penguatan sebesar 6,11 persen atau 95 poin ke posisi 1.650.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK naik 5,71 persen atau 50 poin menjadi 925.

Gen Z Mulai Ramai Berinvestasi Emas

Harga Emas Dunia Ambruk ke Rp80 Juta, Ini Penyebab Utamanya

Harga emas dunia ambruk ke Rp80 juta per ons dipicu penguatan dolar AS dan lonjakan harga minyak. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pun semakin memudar.

img_title

VIVA.co.id

13 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |