IHSG Terbang Tinggi Awal Juli, Reli Saham Bank hingga Konglomerasi Jadi Penopang

1 week ago 6

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:40 WIB

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat lebih dari 1 persen pada awal perdagangan Kamis, 2 Juli 2026. Kinerja positif ini melanjutkan tren penguatan yang telah terjadi pada perdagangan sebelumnya, ditopang oleh reli saham-saham perbankan berkapitalisasi besar, emiten grup konglomerasi, hingga saham sektor pertambangan.

Hingga pukul 09.16 WIB, IHSG tercatat naik 69 poin atau 1,22 persen ke level 5.764. Sepanjang perdagangan pagi, indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 5.773,48.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penguatan ini terjadi di tengah bursa saham Asia yang justru bergerak melemah akibat sentimen negatif dari Wall Street. Kondisi tersebut menunjukkan adanya dorongan kuat dari faktor domestik yang menopang laju pasar saham Indonesia.

Saham Bank Jumbo Jadi Penopang Terbesar

Motor utama penguatan IHSG datang dari saham-saham perbankan berkapitalisasi besar atau blue chip.

Berdasarkan data Refinitiv, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks dengan kontribusi mencapai 17,69 poin.

Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang menyumbang 9,82 poin terhadap penguatan IHSG.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memberikan kontribusi sebesar 4,39 poin, disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) sebesar 2,64 poin.

Tidak hanya empat bank terbesar tersebut, saham-saham perbankan lain yang masuk kelompok KBMI III juga tercatat bergerak menguat sehingga semakin memperkokoh laju IHSG pada awal perdagangan.

Saham Konglomerasi Ikut Mengangkat IHSG

Selain sektor perbankan, saham-saham yang terafiliasi dengan kelompok usaha konglomerasi juga menjadi pendorong utama penguatan indeks.

Kontribusi terbesar berasal dari saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA).

Seluruh saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu juga tercatat bergerak di zona hijau pada perdagangan pagi, sehingga memberikan tambahan tenaga bagi pergerakan IHSG.

Kinerja positif emiten-emiten besar tersebut membuat indeks mampu menguat meski sentimen eksternal masih cenderung negatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saham Emas dan Barang Baku Turut Bersinar

Penguatan IHSG juga didukung reli saham-saham pertambangan, khususnya emiten emas.

Halaman Selanjutnya

Saham BRMS dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) sama-sama mencatatkan kenaikan dan menjadi bagian dari saham yang menopang laju indeks.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |