IIHSG Menguat 2 Persen, Harapan Damai AS-Iran dan Pembagian Dividen Angkat Pasar Saham

2 weeks ago 9

Jumat, 10 April 2026 - 16:59 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pasar di pekan kedua bulan April 2026 dengan cerah. IHSG menguat pesat sebesar 2,07 persen atau 150,91 poin ke level 7.458,50 pada akhir perdagangan Jumat, 10 April 2026. 

Berdasarkan pantauan VIVA melalui Stockbit, IHSG konsisten bergerak di zona hijau sejak pembukaan pasar meski sempat turun tipis ke level 7.417. IHSG berhasil menyentuh area 7.487 titik tertinggi intraday. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seluruh sektor kompak menguat dipimpin lonjakan sektor industri sebesar 4,29 persen. Kemudian, sektor keuangan naik 3,02 persen dan sektor konsumer siklikal melambung 2,64 persen.

Sektor properti membuntuti penguatan sebesar 2,18 persen, sektor bahan baku melonjak 1,96 persen, sektor infrastruktur meningkat 1,94 persen, sektor teknologi melesat 1,91 persen, sektor transportasi naik 0,93 persen, sektor konsumer non-siklikal menguat 0,35 persen dan sektor kesehatan naik 0,20 persen. 

"Harapan akan tercapainya kesepakatan untuk akhiri perang AS-Iran serta antisipasi musim pembagian dividen menjadi faktor-faktor yang mendorong penguatan indeks," kata Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Jumat, 10 April 2026. 

IHSG

Photo :

  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Secara teknikal, Analis Phintraco Sekuritas melihat beberapa indikator mengindikasikan penguatan IHSG berpeluang berlanjut. Salah satunya, data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun di level 122.9 di Maret 2026 dari level 125.2 pada bulan Februari 2026.

Level tersebut lebih baik dibandingkan dengan estimasi pasar di level 120. Tingkat IKK di bulan Februari 2026 menandai level terendah sejak Oktober 2025 yang disebabkan penurunan mayoritas sub-indeks. 

Kinclongnya IHSG sejalan dengan mayoritas indeks di bursa Asia ditutup menguat pada Jumat, 10 April 2026. Capain ini dicatatkan  di tengah kecemasan investor akan gencatan senjata AS-Iran yang relatif rentan dan Selat Hormuz yang masih ditutup. Sementara itu indeks futures di Wall Street cenderung bergerak melemah. 

"Investor menantikan hasil negosiasi antara AS-Iran yang dijadwalkan pada akhir pekan ini," imbuh Analis Phintraco Sekuritas. 

Mengutip riset Phintraco Sekuritas, beberapa emiten membukukan lompatan harga tertinggi (top gainers) di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) antara lain:

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK menguat 7,36 persen atau 60 poin sehingga ditutup pada level 875.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

United Tractors Tbk (UNTR)

Saham UNTR meningkat 4,25 persen atau 1.275 poin menjadi 31.300.

Halaman Selanjutnya

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |