VIVA – Pemerintah Republik Indonesia memperkenalkan inisiatif UniLeague (Liga Universitas) dalam peringatan World Football Day 2026 yang digelar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di General Assembly Hall, New York, Rabu 19 Mei 2026. Program ini menjadi bentuk pemanfaatan sepak bola sebagai sarana pemberdayaan generasi muda sekaligus pembangunan sosial.
Acara tersebut digelar bersama oleh Bahrain, Libya, dan Tajikistan, serta mendapat dukungan sejumlah negara mitra. Sejumlah tokoh penting hadir dalam agenda itu, termasuk Presiden FIFA Gianni Infantino.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
World Football Day 2026 sendiri menjadi bagian dari implementasi resolusi Majelis Umum PBB terkait peran sepak bola dalam mendorong perdamaian, inklusi sosial, dan pencapaian Agenda 2030.
Mewakili Indonesia, Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York, Widya Sadnovic, memperkenalkan UniLeague sebagai kontribusi nyata Indonesia dalam mengembangkan sepak bola berbasis komunitas.
“Awal tahun ini, Indonesia meluncurkan inisiatif berbasis komunitas bernama UniLeague Play for Peace. Ini merupakan inisiatif olahraga untuk pembangunan yang dipimpin oleh pemuda, yang mempromosikan kesadaran kesehatan mental, pembangunan perdamaian, dan kepemimpinan pemuda melalui sepak bola,” ujar Widya.
Menurut Widya, UniLeague bukan hanya sekadar kompetisi antarkampus. Program tersebut juga dirancang untuk membangun karakter generasi muda melalui berbagai nilai positif di luar lapangan.
“Melalui inisiatif ini, para pemuda tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, pengembangan diri, kesehatan mental, dan ketahanan dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.
UniLeague juga menjadi bagian dari kampanye global Kantor Pemuda PBB bertema #Football4MentalHealth yang menekankan pentingnya sepak bola dalam mendukung kesehatan mental generasi muda.
“Mereka diberdayakan untuk menjadi agen perdamaian di komunitasnya dengan mempromosikan kerja sama tim, empati, saling menghormati, dan solidaritas,” tambah Widya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menegaskan, sepak bola dapat menjadi media diplomasi yang mampu menghadirkan dampak positif di tengah masyarakat dunia. “Ini adalah bukti bahwa sepak bola dapat menjadi jembatan untuk membangun dunia yang lebih damai dan sejahtera bagi semua,” tegasnya.
Rangkaian World Football Day 2026 turut diisi pidato sejumlah pemimpin dunia, pesan video dari tokoh internasional, hingga turnamen mini sepak bola di area North Lawn yang menggambarkan semangat persatuan lintas negara.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, UniLeague sendiri digelar di dua regional, yakni Jakarta dan Bandung. Regional Jakarta diikuti delapan tim dan berlangsung di Stadion Universitas Muhammadiyah Jakarta serta Universitas Indonesia. Sedangkan regional Bandung diikuti tujuh tim yang bertanding di Stadion Institut Teknologi Bandung, Jatinangor.

8 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


