loading...
Angka CPI penting karena secara langsung berdampak pada ekspektasi bank sentral. Apabila tingkat inflasi lebih tinggi dari perkiraan, sedangkan inflasi lebih rendah. Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Salah satu tema yang kembali muncul di pasar keuangan global adalah inflasi . Setelah periode yang cukup lama di mana situasi inflasi relatif tenang, meningkatnya tekanan dari harga komoditas telah memaksa para trader untuk kembali memperhatikan prospek inflasi, kebijakan bank sentral, dan kondisi pasar.
Energi merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi dinamika inflasi. Meningkatnya biaya minyak, gas alam, dan bahan bakar berdampak pada kenaikan biaya di bidang transportasi, produksi, logistik, dan operasional rantai pasokan. Secara bertahap, perusahaan mungkin akan menemukan cara untuk mengalihkan sebagian biaya mereka kepada para pelanggan, sehingga menyebabkan kenaikan harga. Baca juga: Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Angka indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) penting karena secara langsung berdampak pada ekspektasi bank sentral. Apabila tingkat inflasi lebih tinggi dari perkiraan, ekspektasi bahwa bank sentral akan kembali menaikkan suku bunga pun akan meningkat, sedangkan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan akan membuat para pelaku pasar mengantisipasi adanya perubahan dalam kebijakan.
Beberapa tren pasar penting bisa terpengaruh sejumlah peristiwa. Mulai dari meningkatnya atau menurunnya permintaan USD dan pergerakan dalam imbal hasil obligasi. ”Kemudian, pergerakan harga emas, pergerakan harga komoditas, hingga volatilitas indeks equitas,” demikian bunyi rilis Justmarkets, Kamis (23/7/2026).
Situasi pasar saat ini cukup rumit karena ancaman inflasi tinggi terus meningkat, namun di sisi lain, pertumbuhan ekonomi masih tidak stabil. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tidak stabil seharusnya mendorong bank sentral untuk mengambil langkah yang lebih lunak, seperti menurunkan suku bunga dan menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar.
Pasar Manakah yang Paling Bereaksi terhadap CPI?
Hampir semua pasar keuangan kemungkinan akan terpengaruh oleh rilis data inflasi. Pertama, Pasar Forex. Pasangan forex mayor, seperti EUR/USD, GBP/USD, dan USD/JPY, cenderung bereaksi kuat terhadap laporan inflasi apabila angkanya berdampak signifikan terhadap ekspektasi Federal Reserve atau bank sentral besar lainnya.
































