Inggris Siap Evakuasi 94 Ribu Warganya dari Timur Tengah

1 week ago 10

Senin, 2 Maret 2026 - 14:15 WIB

London, VIVA – Inggris sedang bersiap mengevakuasi sedikitnya 94.000 warganya dari Timur Tengah yang telah mendaftarkan detail kontak mereka ke Kantor Luar Negeri di tengah eskalasi kawasan, lapor Daily Mail.

Laporan tersebut, sebagaimana dikutip RIA Novosti, Senin 2 Maret, menekankan bahwa sebagian besar warga negara Inggris di kawasan itu merupakan wisatawan, baik yang sedang berlibur di Timur Tengah maupun yang sedang dalam perjalanan menuju wilayah lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat kabar itu mencatat skala operasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper, serta melaporkan bahwa otoritas Inggris sedang bernegosiasi dengan maskapai-maskapai besar Arab untuk mengamankan kerja sama mereka.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama pada Sabtu 28 Februari terhadap target-target Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian meluncurkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel serta ke fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan perlindungan diri.

Serangan terhadap Iran terjadi meskipun pada pekan ini telah berlangsung perundingan yang dimediasi oleh Oman antara Washington dan Teheran terkait isu nuklir Iran di Jenewa, Swiss. (Ant)

Serangan Israel dibantu AS ke Iran

AS-Israel Sebenarnya Ingin Serang Iran pada 21 Februari, tapi Ditunda karena 2 Alasan Ini

Amerika Serikat dan Israel meluncurkan operasi militer terhadap Iran satu pekan lebih lambat dari yang semula direncanakan. Serangan terjadi pada Sabtu 28 Februari lalu.

img_title

VIVA.co.id

2 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |