Irjen Pipit Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

6 days ago 3

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04 WIB

Bandung, VIVA – Kepolisian Daerah Jawa Barat menurunkan tim gabungan untuk mempercepat pengungkapan kasus tewasnya seorang satpam bernama Sumarna (40) di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Pipit Rismanto mengatakan penyidik saat ini masih mendalami kasus tersebut melalui serangkaian investigasi dan pemeriksaan terhadap sejumlah temuan di lapangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini tentunya akan menjadi evaluasi kita, tapi kita akan menurunkan tim gabungan untuk mem-backup Polres Purwakarta agar mudah-mudahan ini cepat terungkap. Mohon doa restunya," kata Pipit dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.

Menurut dia, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar telah diperintahkan untuk melakukan gelar perkara atas hasil investigasi sementara yang diperoleh dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Ya, di Purwakarta ini sedang dalam proses. Kita perintahkan jajaran kami, ini ada Pak Direskrimum juga, para penyidiknya sudah dipanggil untuk dilakukan gelar hasil-hasil investigasi sementara mulai dari olah TKP," kata Pipit.

Ia menjelaskan hasil gelar perkara tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi penyidik untuk menentukan langkah lanjutan dalam proses penyelidikan.

Pipit juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait kasus tersebut karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional dalam mengungkap penyebab kematian korban.

"Biarkan tim kami turun ke lapangan untuk mengungkap dengan sebaik-baiknya," katanya.

Terkait dugaan adanya luka pada tubuh korban, Kapolda mengatakan penyidik masih mendalami temuan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia sebelum jasadnya berada di perairan waduk.

"Ya, diduga ada luka karena benturan benda keras, atau meninggal sebelum dibuang ke dalam air ini," kata Pipit. (Ant)

Ketua KPK, Setyo Budiyanto

Langkah KPK Agar Kasus Pegawainya Lakukan Pemerasan Tak Terulang Kembali

Seorang polisi yang bertugas di KPK beserta ayahnya melakukan pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dengan dalih mengetahui perkara yang ditangani KPK.

img_title

VIVA.co.id

31 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |