Jadi Lawan Timnas Indonesia, Bangladesh Malah Dihantam Masalah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

1 day ago 5

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:06 WIB

VIVA – Timnas Indonesia mendapat tambahan lawan di FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh resmi memastikan keikutsertaannya dalam turnamen perdana tersebut setelah mendapat lampu hijau dari FIFA.

Kepastian itu membuat komposisi Grup A Premier Division kini lengkap. Indonesia akan bersaing dengan Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Grup B dihuni Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan. FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026, dengan seluruh pertandingan Premier Division digelar di Jakarta.

Bangladesh masuk menggantikan India yang sebelumnya memutuskan mundur dari turnamen karena berbenturan dengan agenda internasional lainnya.

Ketua Komite Media Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF), Amirul Islam Babu, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menerima konfirmasi positif dari FIFA.

“Kami sudah mengajukan permohonan kepada FIFA untuk berpartisipasi dalam turnamen ini. Kami menerima respons positif dan kemudian mengirimkan konfirmasi,” ujar Babu.

Namun, kehadiran Bangladesh di Jakarta justru menghadirkan persoalan tersendiri bagi pelatih Thomas Dooley.

Waktu persiapan Macan Bengal terbilang sangat mepet. Jendela internasional FIFA baru dibuka pada 21 September, sedangkan pertandingan pertama FIFA ASEAN Cup dijadwalkan berlangsung tiga hari kemudian.

Artinya, Dooley kemungkinan hanya memiliki waktu beberapa hari untuk bekerja dengan skuad terbaiknya.

Situasi tersebut menjadi tantangan serius karena sejumlah pemain penting Bangladesh berkarier di luar negeri. Dua nama yang diharapkan memperkuat tim adalah Hamza Choudhury yang bermain di Inggris dan Shamit Shome yang berkarier di Kanada.

Dooley sebelumnya juga sudah mengeluhkan minimnya waktu persiapan Timnas Bangladesh. Ia menilai kondisi tersebut bisa menyulitkan timnya untuk mencapai performa terbaik dalam waktu singkat.

Kompetisi Domestik Jadi Masalah

Persoalan Bangladesh tidak berhenti pada kalender internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompetisi domestik mereka juga mengalami ketidakpastian. Penundaan kompetisi dan masalah terkait sanksi pendaftaran pemain dari FIFA membuat persiapan klub maupun tim nasional ikut terdampak.

Bahkan, sebagian pemain Bangladesh disebut sudah cukup lama tidak menjalani pertandingan kompetitif. Kondisi itu membuat Dooley harus bekerja ekstra untuk memastikan anak asuhnya berada dalam kondisi siap tempur ketika FIFA ASEAN Cup dimulai.

Halaman Selanjutnya

Sebelumnya, pelatih berusia 65 tahun itu bahkan berharap timnya bisa mendapatkan pertandingan uji coba di kandang sendiri agar para pemain memiliki modal kepercayaan diri sebelum menghadapi lawan-lawan berat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |