Jaga Kualitas Program MBG, BGN Pastikan Tata Kelola Anggaran Transparan dan Akuntabel

2 weeks ago 5

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:00 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang memastikan, BGN mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperkuat efektivitas penggunaan anggaran negara melalui pola belanja yang lebih efisien dan tepat sasaran.

“BGN menghormati dan mengikuti arahan pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terkait langkah efisiensi anggaran negara. Penyesuaian ini lebih diarahkan pada belanja operasional agar penggunaan anggaran semakin efektif dan memberikan dampak maksimal,” ujar Nanik di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menata menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Photo :

  • ANTARA FOTO/Maulana Surya

Nanik menjelaskan, sinergi dan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan BGN berjalan sangat baik dalam memastikan keberlanjutan program MBG sebagai salah satu program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

“Sinergi antara Kementerian Keuangan dan BGN menunjukkan komitmen bersama pemerintah dalam menjaga kualitas program MBG sekaligus memastikan tata kelola anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam APBN 2026, pagu anggaran resmi BGN tercatat sebesar Rp268 triliun. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung operasional program MBG melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. 

Hingga 24 Mei 2026, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat melalui 29.225 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah memastikan program tetap berjalan optimal meski dilakukan penyesuaian efisiensi pada sejumlah pos operasional.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sidak dua dapur SPPG di Jakbar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Nanik, efisiensi anggaran justru menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelaksanaan program agar semakin tepat guna dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Prinsip utama kami adalah memastikan pelayanan kepada penerima manfaat tetap optimal. Efisiensi bukan berarti mengurangi komitmen pemerintah terhadap program MBG, tetapi memperkuat efektivitas pelaksanaannya agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan,” tutur Nanik.

Program pembinaan karakter dan penguatan keterampilan bagi anak-anak Desa Keling, Kabupaten Kediri, Jatim

Anak-anak di Kediri Dapat Pelatihan Bahasa Inggris dan Media Sosial

Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia menggelar program pembinaan karakter dan penguatan keterampilan bagi anak-anak Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jatim.

img_title

VIVA.co.id

26 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |