Jangan Antre! Tak Ada Pembagian Langsung Daging Kurban di Masjid Istiqlal

2 weeks ago 9

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:59 WIB

Jakarta, VIVA – Masjid Istiqlal menerapkan sistem distribusi berbasis data untuk memastikan penyaluran daging kurban Idul Adha tepat sasaran kepada para penerima manfaat yang paling membutuhkan.

“Insya Allah tidak akan ada satu bentuk pemberian kepada yang tidak tepat karena kita sudah daftar by name by address,” ujar Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menag menjelaskan pembagian daging kurban tidak akan langsung diberikan di Istiqlal, tetapi melalui masjid-masjid masyarakat binaan Istiqlal. Selain masjid, daging kurban juga bakal disalurkan ke panti asuhan, pesantren, perguruan tinggi, majelis taklim, hingga lembaga ormas Islam.

Sistem distribusi ini diambil agar esensi ibadah kurban dapat langsung dirasakan oleh kelompok masyarakat rentan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.

“Daging-daging hewan itu nanti diberikan kepada mereka yang sangat membutuhkan. Banyak warga masyarakat kita di Indonesia ini mungkin sulit mendapatkan daging atau mengonsumsinya,” katanya.

Selain manajemen distribusi, Menag juga menyoroti aspek higienitas dan kelestarian lingkungan dalam proses penyembelihan di Masjid Istiqlal. Menurutnya, area pemotongan di Masjid Istiqlal telah dirancang secara modern sejak awal pembangunannya oleh Presiden pertama RI Soekarno.

“Di Istiqlal tempat pemotongannya ini memang dirancang sejak awal oleh Bung Karno yang sebagai seorang engineer jangan hanya membangun masjidnya tetapi seluruh fasilitas yang berkaitan dengan masjid juga harus disiapkan termasuk (fasilitas) penyembelihan,” kata Menag.

Selaras dengan program ekoteologi, pengelolaan limbah kurban di Istiqlal dipastikan tidak akan mencemari lingkungan sekitar, termasuk aliran sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menag juga mengingatkan pihak pengelola atau panitia kurban agar bekas-bekas penyembelihan bisa segera dibersihkan dan kotoran-kotoran hewan kurban bisa dimanfaatkan sebagai pupuk.

“Insya Allah tidak akan ada pencemaran, tidak ada setetes darah hewan mengalir ke sungai,” kata Menag. (Ant)

Wamensesneg Juri Ardiantoro (tengah) di Kompleks Istana Kepresidenan

Anggaran Sapi Kurban Prabowo Capai Rp100 Miliar, Dibiayai APBN

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini. Ribuan sapi kurban tersebut dibeli pakai APBN.

img_title

VIVA.co.id

26 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |