Jangan Asal Beli Konsol Game! Ini Analisis yang Bisa Menghemat Jutaan Rupiah

2 weeks ago 3

Selasa, 30 Juni 2026 - 16:00 WIB

Jakarta, VIVA – Membeli konsol game sering kali terlihat sederhana. Banyak orang hanya membandingkan harga lalu memilih perangkat yang paling murah. Padahal, biaya terbesar dalam memiliki konsol justru sering muncul setelah perangkat dibeli, mulai dari harga game, kapasitas penyimpanan, aksesori tambahan, hingga layanan berlangganan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah analis industri game menyebut bahwa keputusan yang salah saat membeli konsol bisa membuat pengeluaran membengkak hingga jutaan rupiah dalam beberapa tahun penggunaan.

Oleh karena itu, memahami kebutuhan sebelum membeli menjadi langkah penting agar investasi pada konsol lebih hemat dalam jangka panjang. Berikut VIVA rangkum Selasa, 30 Juni 2026.

1. Jangan Hanya Melihat Harga Konsol

Kesalahan paling umum adalah memilih konsol berdasarkan harga termurah. Misalnya, konsol edisi digital memang biasanya memiliki harga awal lebih rendah dibanding versi dengan disc drive. Namun, selisih tersebut belum tentu menjadi pilihan paling hemat dalam jangka panjang.

Biaya kepemilikan (total cost of ownership) juga dipengaruhi oleh harga game, penyimpanan, aksesori, dan kebiasaan bermain.

2. Hitung Biaya Game Selama Bertahun-tahun

Harga perangkat hanyalah awal dari pengeluaran. Jika Anda membeli lima hingga sepuluh game baru setiap tahun, total biaya game bisa jauh lebih besar dibanding harga konsol itu sendiri.

Konsol dengan disc drive memberi fleksibilitas untuk membeli game bekas, memanfaatkan promo toko fisik, meminjam dari teman, atau menjual kembali game yang sudah tamat. Sebaliknya, pengguna konsol digital sepenuhnya bergantung pada toko digital resmi sehingga pilihan harga menjadi lebih terbatas.

3. Pertimbangkan Kebiasaan Bermain

Tidak semua gamer memiliki kebutuhan yang sama. Jika Anda hanya memainkan beberapa game seperti EA Sports FC, Call of Duty, Fortnite, atau Genshin Impact selama bertahun-tahun, konsol digital bisa menjadi pilihan yang masuk akal.

Namun, jika Anda gemar mencoba banyak game single-player setiap bulan, versi dengan disc drive berpotensi menghemat lebih banyak uang karena Anda dapat membeli game bekas dan menjualnya kembali setelah selesai dimainkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Perhatikan Kapasitas Penyimpanan

Game modern kini berukuran sangat besar. Banyak judul AAA membutuhkan ruang penyimpanan lebih dari 100 GB.

Halaman Selanjutnya

Akibatnya, SSD bawaan dapat cepat penuh sehingga pengguna mungkin perlu membeli media penyimpanan tambahan. Biaya upgrade ini sering kali tidak diperhitungkan saat membeli konsol, padahal dapat menambah pengeluaran yang cukup besar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |