VIVA – Banyak pemain Mobile Legends mengira satu-satunya solusi untuk mengatasi lag adalah membeli smartphone baru. Padahal, dalam banyak kasus, performa yang kurang optimal bisa diperbaiki hanya dengan mengubah beberapa pengaturan di dalam game maupun sistem Android.
Meski Mobile Legends: Bang Bang dikenal sebagai game MOBA yang cukup ringan, performanya tetap dipengaruhi oleh kemampuan perangkat, kapasitas RAM, suhu ponsel, hingga kualitas jaringan internet.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejumlah panduan resmi dari Moonton Games, Google Android Developers, dan NVIDIA menyarankan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan grafis agar frame rate tetap stabil, terutama pada perangkat kelas entry-level.
Berikut VIVA telah merangkum Senin, 29 Juni 2026, ada beberapa setting yang bisa dicoba agar gameplay lebih mulus di HP kentang.
1. Turunkan Kualitas Grafis ke Smooth
Kesalahan yang paling sering dilakukan pemain adalah memaksakan pengaturan grafis tinggi pada perangkat dengan spesifikasi terbatas.
Apabila HP mulai terasa patah-patah saat team fight, ubah kualitas grafis menjadi Smooth atau Low. Pengaturan ini mengurangi beban GPU sehingga frame rate lebih stabil.
Meski kualitas visual sedikit menurun, gameplay justru terasa lebih responsif dan nyaman dimainkan, terutama saat terjadi pertarungan dengan banyak efek skill di layar.
Panduan optimasi grafis dari NVIDIA juga menjelaskan bahwa menurunkan kualitas visual merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan performa game pada perangkat dengan sumber daya terbatas.
2. Aktifkan High Frame Rate Hanya Jika HP Mampu
Mobile Legends menyediakan opsi High Frame Rate atau FPS tinggi agar animasi terlihat lebih halus.
Namun fitur ini juga meningkatkan beban prosesor dan GPU. Jika HP sering mengalami panas berlebih atau frame drop, sebaiknya matikan opsi tersebut dan gunakan frame rate standar agar performa lebih konsisten.
MOONTON juga menyesuaikan ketersediaan fitur ini berdasarkan kemampuan perangkat sehingga tidak semua smartphone dapat mengaktifkannya.
3. Tutup Semua Aplikasi di Latar Belakang
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu penyebab lag bukan berasal dari game, melainkan aplikasi lain yang masih berjalan.
Browser, media sosial, layanan streaming musik, hingga aplikasi chatting dapat menggunakan RAM dan CPU secara bersamaan.
Halaman Selanjutnya
Google menyarankan menutup aplikasi yang tidak diperlukan agar sumber daya perangkat lebih fokus menjalankan aplikasi yang sedang digunakan, termasuk game.

2 weeks ago
5











