Jangan Langsung Tutup Luka dengan Plester! Ini 3 Langkah yang Perlu Dilakukan

2 days ago 3

Minggu, 20 September 2026 - 23:52 WIB

VIVA – Luka kecil seperti lecet, goresan, atau luka akibat terjatuh sering kali dianggap sepele. Padahal, tanpa penanganan yang tepat, luka ringan tetap memiliki risiko mengalami infeksi, terutama jika terkena debu dan kotoran saat seseorang beraktivitas di luar ruangan.

Kondisi tersebut cukup relevan bagi orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan. Pengemudi kendaraan, pekerja lapangan, hingga pengemudi transportasi online berhadapan dengan lingkungan yang membuat risiko mengalami cedera ringan lebih mungkin terjadi dalam keseharian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penanganan pertama menjadi penting karena tindakan sederhana yang dilakukan sesaat setelah luka terjadi dapat membantu menjaga kondisi luka. Namun, masih banyak orang yang memilih membiarkan luka terbuka begitu saja atau langsung menutupnya tanpa terlebih dahulu membersihkan bagian yang terluka.

Padahal, perawatan luka ringan pada dasarnya dapat dilakukan melalui beberapa langkah sederhana. Prinsipnya adalah memastikan luka dalam kondisi bersih, memberikan perlindungan, kemudian merawatnya selama proses penyembuhan.

Kenali Langkah Dasar Perawatan Luka

Salah satu edukasi yang diperkenalkan kepada masyarakat adalah prinsip perawatan luka 1-2-3 Siap Rawat Luka. Tiga langkah tersebut terdiri dari Bersihkan, Lindungi, dan Sembuhkan.

Langkah pertama adalah membersihkan luka. Setelah mengalami luka ringan, bagian yang terluka perlu dibersihkan untuk mengurangi kotoran dan membantu mencegah risiko infeksi. Pembersihan dapat dilakukan menggunakan cairan yang memang diperuntukkan bagi luka.

Setelah bersih, luka perlu dilindungi. Menutup luka menggunakan plester dapat membantu melindunginya dari kotoran maupun gesekan selama seseorang kembali melakukan aktivitas.

Tahap berikutnya adalah merawat luka selama proses penyembuhan. Penggunaan salep luka dapat menjadi salah satu bagian dari perawatan sesuai kondisi luka dan petunjuk penggunaannya.

Meski demikian, luka ringan tidak selalu dapat ditangani sendiri. Luka yang dalam, mengalami perdarahan yang sulit berhenti, menunjukkan tanda-tanda infeksi, atau terjadi akibat cedera yang lebih serius membutuhkan penanganan tenaga medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edukasi Perawatan Luka untuk Mereka yang Banyak Beraktivitas di Jalan

Pentingnya pengetahuan tersebut menjadi perhatian dalam program Edukasi Pelatihan Perawatan Luka Secara Seri Kepada Mitra Pengemudi Online dengan Jumlah Peserta Terbanyak, yang menyasar kelompok dengan mobilitas tinggi. Pelatihan perawatan luka digelar secara seri kepada mitra pengemudi online.

Halaman Selanjutnya

Program tersebut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, mengatakan, keselamatan mitra pengemudi selalu menjadi fokus utama, terlebih karena aktivitas mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak dilakukan di jalan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |