Jannik Sinner: Kejutan, Kerja Keras, dan Takhta No 1 Dunia yang Kembali Diraih

1 week ago 8

Senin, 13 April 2026 - 14:46 WIB

Monte-Carlo, VIVA – Petenis asal Italia, Jannik Sinner, terus mengukir sejarah di dunia tenis profesional. Sinner mengaku masih merasa terkejut dan seolah tidak percaya setelah berhasil mengangkat trofi Monte-Carlo Masters pada Minggu 12 April 2026. Kemenangan ini sekaligus menandai pencapaian luar biasanya dengan meraih empat gelar ATP Masters 1000 secara berturut-turut.

Pencapaian ini menyusul kesuksesannya bulan lalu, di mana ia meraih "Sunshine Double" (juara di Indian Wells dan Miami Open secara beruntun)—sebuah prestasi yang terakhir kali diraih oleh Roger Federer pada 2017. Di Monte-Carlo, Sinner mencapai tonggak sejarah baru dengan menumbangkan rival beratnya, Carlos Alcaraz, di babak final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya terkejut dengan cara yang sangat baik, dan kemenangan ini sangat berarti bagi saya. Saya masih butuh sedikit waktu untuk menyadari apa yang terjadi," ungkap Sinner sebagaimana dikutip dari laman resmi ATP.

Ukir Rekor Bareng Djokovic

Kemenangan di Monako ini terasa spesial karena menjadi gelar ATP Masters 1000 pertama Sinner di lapangan tanah liat. Selain membawa koleksi gelar keseluruhannya menjadi delapan, hasil ini juga secara resmi mengantarkannya kembali ke Peringkat No. 1 Dunia.

Jannik Sinner (Andreas SOLARO / AFP)

Photo :

  • VIVA.co.id/Arianti Widya

Dengan hasil ini, Sinner kini bersanding dengan Novak Djokovic sebagai satu-satunya petenis putra yang mampu menyapu bersih kemenangan di tiga turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim. Catatan statistiknya di tahun 2026 pun sangat impresif dengan rekor menang-kalah 24-2.

Kunci Sukses: Evolusi Permainan

Sinner menyebut konsistensi dan kerja keras sebagai kunci di balik performa gemilangnya. Ia menjelaskan bahwa timnya melakukan penyesuaian strategi yang sangat detail untuk setiap lawan yang dihadapi.

"Setiap hari saya bangun dan mencoba untuk menjadi pemain yang lebih baik. Di Monte-Carlo, kami mencoba memahami gaya permainan terbaik melawan setiap lawan. Kami mengubah hal-hal yang sangat kecil," jelasnya.

Perubahan kecil tersebut terbukti efektif saat menghadapi Alcaraz. Sinner berhasil memperbaiki catatan head-to-head menjadi 7-10 dan mengamankan kemenangan beruntun atas petenis Spanyol tersebut untuk pertama kalinya sejak 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hormat untuk Sang Rival

Meski keluar sebagai pemenang, Sinner tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Carlos Alcaraz yang sebelumnya telah melengkapi Career Grand Slam di Australian Open Februari lalu.

Halaman Selanjutnya

"Carlos, kamu terus menunjukkan pemain seperti apa dirimu, mencapai hal-hal yang belum pernah dicapai orang lain di usiamu. Menghadapimu, terutama di final, membuat kemenangan ini semakin istimewa," tutup Sinner saat upacara penyerahan trofi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |