Jean-Paul van Gastel Bongkar Masalah PSIM, Persaingan Pemain Rebut Tim Utama Mengendur

1 hour ago 1

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:44 WIB

VIVA –  PSIM Yogyakarta belum sepenuhnya membuat pelatih Jean-Paul van Gastel puas meski menjalani laga uji coba dengan hasil yang cukup positif. Di balik duel pramusim melawan Garudayaksa FC, Van Gastel justru menemukan persoalan yang cukup mengkhawatirkan menjelang kompetisi resmi, yakni mulai mengendurnya persaingan antarpemain untuk merebut tempat di tim utama.

PSIM menghadapi Garudayaksa FC dalam pertandingan uji coba di Lapangan Yogyakarta Independent School, Selasa sore, 25 Agustus 2026. Duel tersebut dimainkan selama 90 menit dengan dua babak masing-masing 45 menit, menyerupai durasi pertandingan resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Van Gastel, laga uji coba tidak sekadar berbicara mengenai hasil akhir. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan fisik pemain sekaligus melihat sejauh mana skema permainan yang selama ini dipersiapkan bisa diterapkan di lapangan.

“Setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain bisa tampil selama 90 menit, meningkatkan stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan,” kata Van Gastel dalam keterangannya.

Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan, PSIM tidak melakukan perubahan besar dalam pendekatan permainan. Namun, ada tujuan lain yang menjadi perhatian utama tim pelatih, yaitu menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi dimulai.

Di titik inilah Van Gastel mulai melihat masalah. Ia menilai sejumlah pemain belum menunjukkan daya juang maksimal untuk membuat persaingan di dalam skuad semakin ketat. Kondisi itu membuat proses seleksi pemain justru terasa lebih mudah bagi tim pelatih, sesuatu yang menurut Van Gastel tidak sepenuhnya menjadi pertanda baik.

“Hal yang paling penting bagi saya adalah saya harus memilih tim utama. Saya merasa beberapa pemain justru memudahkan saya dalam menentukan pilihan tersebut, dan itu sedikit mengkhawatirkan,” ujar mantan pelatih Besiktas tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Van Gastel berharap setiap pemain saling menekan melalui performa terbaik agar persaingan menuju tim utama berlangsung sengit. Dengan begitu, pemain yang mendapatkan kesempatan tampil benar-benar merupakan mereka yang mampu menunjukkan kualitas dan mentalitas terbaik.

“Kadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Sorotan tersebut menjadi alarm bagi skuad PSIM. Laga melawan Garudayaksa FC memang hanya bagian dari rangkaian persiapan, tetapi waktu menuju kompetisi resmi semakin menipis.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |