Jeffrey Epstein Mata-Mata Israel?

4 weeks ago 10

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:30 WIB

Amerika Serikat, VIVA – Hubungan antara Jeffrey Epstein dengan Israel kini menjadi sorotan setelah Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen terkait kasus kejahatan seksual yang menjerat namanya. Dokumen-dokumen yang dirilis akhir Januari lalu itu mengungkap lebih banyak detail mengenai interaksi Epstein dengan tokoh-tokoh elite dunia, termasuk mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak.

Tak hanya itu, dokumen tersebut juga mencatat aliran dana Epstein ke sejumlah organisasi yang berafiliasi dengan Israel, seperti Friends of the Israeli Defence Forces (FIDF) dan organisasi pemukim Jewish National Fund (JNF), serta kedekatannya dengan individu-individu yang memiliki hubungan dengan badan intelijen luar negeri Israel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepuluh hari setelah Departemen Kehakiman AS terakhir kali merilis jutaan dokumen terkait Epstein dan lebih dari sepuluh tahun sejak kematiannya saat berada dalam tahanan di Amerika Serikat detail hubungan Epstein dengan kalangan elite global masih terus mendominasi pemberitaan dunia.

Bahkan belakangan ini, disebut Epstein sebagai mata-mata Israel, benarkah demikian? Melansir laman Al Jazeerah, Selasa 10 Februari 2026 meski dokumen-dokumen tersebut memperkuat keyakinan sebagian pihak bahwa Epstein merupakan aset intelijen Israel, hal tersebut belum dapat dipastikan sepenuhnya.

Sebuah memo FBI yang disusun oleh kantor FBI wilayah Los Angeles pada Oktober 2020 menyebutkan bahwa salah satu sumber mereka meyakini Epstein telah direkrut sebagai agen Mossad. Dalam dokumen tersebut, Epstein digambarkan sebagai seseorang yang dilatih sebagai mata-mata untuk badan intelijen Israel.

Korespondensi email Epstein juga menunjukkan bahwa ia memiliki komunikasi intens dengan Yoni Koren, penasihat senior Ehud Barak sekaligus tokoh intelijen militer Israel. Koren diketahui kerap menginap di kediaman Epstein di New York. Email-email tersebut juga mengindikasikan bahwa Epstein diduga menanggung biaya pengobatan kanker Koren pada 2012.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jejak hubungan Epstein dengan Israel sebenarnya sudah ada jauh sebelum itu. Robert Maxwell, taipan media asal Inggris yang juga ayah dari mantan kekasih Epstein, Ghislaine Maxwell, sejak lama dirumorkan memiliki keterkaitan dengan intelijen Israel.

Maxwell diketahui menanamkan dana besar ke perekonomian Israel dan meninggal secara misterius pada 1991 setelah dilaporkan jatuh dari kapal pesiarnya. Kematian itu terjadi setelah ia terungkap menggelapkan jutaan dolar dari dana pensiun perusahaannya.

Halaman Selanjutnya

Epstein sendiri tampaknya mencurigai adanya peran Mossad dalam kematian Maxwell. Dalam sebuah email yang dikirimnya pada 2018 dengan subjek “he was passed away”, Epstein menyinggung kematian Maxwell.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |