loading...
Perkembangan ekosistem digital dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah cara masyarakat berbelanja, tetapi juga mengubah cara brand membangun hubungan dengan pasar. Foto/Dok
JAKARTA - Perkembangan ekosistem digital dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya mengubah cara masyarakat berbelanja, tetapi juga mengubah cara brand membangun hubungan dengan pasar. Di tengah perubahan tersebut, berbagai model bisnis retail mulai berkembang dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri. Salah satu brand yang hadir melalui pendekatan tersebut adalah Belicept.
Belicept merupakan brand retail yang mengusung konsep Official Collaboration Store. Brand ini mulai dikembangkan pada 2024 dan berbasis di Tulungagung, Jawa Timur. Sejak awal, Belicept diarahkan sebagai platform retail yang berfokus pada kolaborasi berbagai brand dalam satu ekosistem yang terintegrasi melalui kanal digital.
Konsep yang diusung Belicept lahir dari pengamatan terhadap perubahan pola distribusi dan pemasaran yang terjadi di era digital. Saat ini, banyak brand berusaha memperluas jangkauan pasar melalui berbagai platform online.
Baca Juga: AI Marketplace Karya Anak Bangsa Jembatani UMKM Tembus Pasar Global
Namun di sisi lain, proses membangun distribusi dan eksposur yang luas sering kali membutuhkan waktu, sumber daya, serta sistem operasional yang memadai. Founder Belicept, Abdu Sholeh mengatakan, bahwa pengembangan Belicept berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan platform yang mampu menjadi jembatan antara brand dan konsumen melalui pendekatan yang lebih terstruktur.
“Belicept kami kembangkan sebagai Official Collaboration Store yang dapat menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai brand untuk menjangkau konsumen secara lebih luas melalui platform digital,” ujarnya.




































