Jakarta, VIVA – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan salah satu isi taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2026 ialah tentang pemberian penghargaan (reward) bagi prajurit-prajurit yang berjasa dan berprestasi.
"(Terkait) kesejahteraan mungkin salah satunya bisa disampaikan tentang memberikan reward. Ya kalau misalnya ada prestasi, ada yang bekerja di tempat bencana, (penugasan itu) sangat luar biasa, ya harus dikasih reward biar (menjadi) kebahagiaan anggota itu bisa dapat penghargaan," kata Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan RI Jakarta, dikutip Selasa, 10 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Taklimat di Rapim TNI-Polri 2026
Maruli kemudian melanjutkan penghargaan yang diberikan kepada prajurit itu dapat berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), penugasan untuk sekolah, ataupun pemberian piagam penghargaan dari pimpinan kepada para prajurit.
"Banyak (jenis penghargaannya), nanti kita klasifikasi," ujar Maruli.
Sementara itu, saat ditanya apakah pemberian penghargaan itu akan dilakukan secara berkala, Maruli menjawab tidak harus ada waktu tertentu yang ditetapkan untuk memberikan penghargaan, karena jika ada aksi heroik yang dilakukan oleh prajurit, atau pun prestasi tertentu tingkat internasional yang berhasil ditorehkan oleh para prajurit, penghargaan itu dapat langsung diberikan.
"Itu ada nanti yang kita buat seperti itu, mungkin. Tetapi, nanti ada yang eksiden (tidak terencana) juga. Kalau ada kejadian yang heroik sekali kan kenapa mesti nunggu-nunggu, ya langsung aja (diberikan penghargaan)," kata KSAD Maruli Simanjuntak.
Presiden Prabowo Subianto di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama, Malang, Jawa Timur 8/2
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Rapat Pimpinan TNI-Polri merupakan agenda rutin yang digelar tiap tahun secara bergantian di markas kepolisian dan markas TNI.
Namun untuk rapat pimpinan tahun ini, acara tersebut untuk pertama kalinya digelar di Istana Merdeka, dihadiri oleh 600 lebih pimpinan dari berbagai satuan dan Markas TNI-Polri. (Ant)
Pengakuan Ojol Korban Penganiayaan Oknum TNI di Jakbar, Laporan Polisi Diproses Lagi Usai Viral
Pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang pria yang disebut sebagai oknum anggota TNI di Kembangan Jakbar
VIVA.co.id
10 Februari 2026

3 hours ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)



