Jose Mourinho Ultimatum Gianluca Prestianni

1 week ago 9

Senin, 2 Maret 2026 - 14:33 WIB

VIVA – Pelatih Jose Mourinho akhirnya angkat bicara terkait dugaan rasisme yang menyeret nama pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.

Mourinho menegaskan, Prestianni tidak akan memiliki masa depan bersama Benfica jika terbukti bersalah melakukan pelecehan rasial. Saat ini, pemain asal Argentina tersebut tengah diselidiki oleh UEFA menyusul laporan yang diajukan Vinicius Junior pada laga play-off Liga Champions di Lisbon, bulan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestianni sendiri membantah tuduhan tersebut. Meski begitu, UEFA telah menjatuhkan sanksi sementara berupa larangan bermain satu pertandingan, yang membuat sang pemain absen pada leg kedua. Hukuman yang lebih berat menanti jika ia dinyatakan bersalah.

Sikap awal Mourinho sempat menuai kritik. Pasalnya, ia sempat menyiratkan bahwa selebrasi gol Vinicius memancing reaksi penonton, serta belum secara tegas mengecam tindakan Prestianni. Namun, pelatih asal Portugal itu kemudian meluruskan pernyataannya.

“Saya sepenuhnya menentang segala bentuk diskriminasi, prasangka, kebodohan, dan ketidaktahuan,” ujar Mourinho kepada wartawan, Minggu (waktu setempat).

Pelatih berusia 63 tahun itu menegaskan, jika pemainnya terbukti melanggar nilai-nilai tersebut, maka kariernya di bawah asuhan Mourinho dan di Benfica akan berakhir. “Jika dia bersalah, dengan saya, semuanya selesai,” tegasnya, sembari menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden ini terjadi setelah Vinicius mencetak satu-satunya gol dalam laga yang berlangsung di Estádio da Luz. Benfica kalah 0-1 dari Real Madrid, namun pertandingan tersebut dibayangi tuduhan rasisme setelah Vinicius menuding Prestianni melontarkan ujaran tidak pantas ke arahnya.

Dalam momen yang dipermasalahkan, Prestianni terlihat menutup mulut dengan kausnya saat menghadap ke arah Vinicius. Kini, publik sepak bola Eropa menanti hasil investigasi UEFA yang akan menentukan nasib sang pemain muda Benfica.

Serangan Israel ke Iran

Liga Iran Dihentikan Mendadak Akibat Konflik Militer, Eks Pemain Barcelona Tertahan di Bandara

Liga Iran 2025/2026 dihentikan akibat serangan militer AS dan Israel ke Iran. Sejumlah pemain dan staf asing dilaporkan kesulitan meninggalkan Teheran.

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |