Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia: Bintang Muda Belanda Mulai Kasih Sinyal Ingin Dinaturalisasi Emil Aman di Como,

2 days ago 2

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:54 WIB

VIVA – Kabar terbaru dari pemain keturunan Timnas Indonesia datang dari dua negara berbeda. Emil Audero memastikan masa depannya bersama Como 1907, sementara talenta muda AZ Alkmaar, Julian Oerip, mulai memberikan sinyal terkait peluang membela Skuad Garuda.

Emil Audero dipastikan masuk dalam skuad Como 1907 untuk menghadapi musim 2026/2027. Kiper Timnas Indonesia itu bahkan mendapatkan nomor punggung 12 setelah kembali dari masa peminjaman di Cremonese.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai masa depan Audero. Sebelumnya, penjaga gawang 29 tahun itu sempat dikaitkan dengan Juventus dan Monza.

Musim lalu, Audero tampil cukup impresif bersama Cremonese. Ia tercatat membuat 123 penyelamatan, terbanyak di Serie A, meski penampilannya belum mampu menyelamatkan Cremonese dari degradasi.

Kini, Audero kembali ke Como dan berada di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas. Di sisi lain, perhatian juga tertuju kepada Julian Oerip.

Pemain berusia 19 tahun tersebut mulai memberikan sinyal kuat terkait kemungkinan menjalani proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Oerip mengunggah foto yang memperlihatkan bendera Indonesia pada sepatunya. Unggahan tersebut langsung memunculkan spekulasi mengenai masa depannya di level internasional.

Sebelumnya, Oerip juga pernah berpose menggunakan jersey Timnas Indonesia bersama mantan pemain Skuad Garuda, Sylvano Comvalius.

Jika benar bergabung dengan Timnas Indonesia, Oerip berpotensi menjadi salah satu proyek jangka panjang Skuad Garuda.

Apalagi, program naturalisasi pemain keturunan masih menjadi bagian dari strategi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Staf Khusus Kemenkumham, Nur Korompot, sebelumnya menyebut terdapat dua nama calon pemain naturalisasi baru dari Jerman dan Belanda setelah proses Luke Vickery dan Mitchell Baker rampung.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun menegaskan naturalisasi bukan sekadar proyek untuk menambah jumlah pemain.

Menurutnya, Timnas Indonesia membutuhkan kedalaman skuad hingga dua atau tiga lapis untuk menghadapi padatnya agenda internasional dan kemungkinan badai cedera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick bahkan menjadikan Jepang sebagai contoh. Menurutnya, kekuatan Jepang di Asia tidak hanya bertumpu pada 11 pemain utama, tetapi juga didukung kedalaman skuad yang mampu menyediakan banyak pemain berkualitas.

Kebijakan tersebut membuat Indonesia semakin agresif mencari pemain keturunan yang memiliki kualitas untuk memperkuat Skuad Garuda.

Halaman Selanjutnya

Namun, langkah Indonesia itu juga mulai mendapat sorotan dari negara tetangga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |