Palembang, VIVA – Polda Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap agenda pembangunan nasional melalui kolaborasi strategis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka menyukseskan sensus ekonomi 2026.
Sinergi ini menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan data yang akurat sebagai dasar perumusan kebijakan ekonomi pemerintah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menerima langsung kunjungan kerja Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan beserta jajaran di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Senin 13 April 2026.
Pertemuan ini membahas penguatan koordinasi dalam pengumpulan data strategis, termasuk indikator inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemetaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya validitas data dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi nasional.
Kapolda menegaskan bahwa Polri memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, termasuk melalui pengendalian inflasi dan pengamanan distribusi bahan pokok.
“Kami siap mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi 2026, baik melalui pengamanan maupun koordinasi di lapangan agar proses berjalan aman dan lancar,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran hingga tingkat kewilayahan untuk memberikan pendampingan kepada petugas BPS.
Personel Polri juga akan membantu memberikan imbauan kepada masyarakat agar berpartisipasi aktif dan memberikan data yang akurat selama proses sensus berlangsung.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Data tersebut juga akan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa Polda Sumsel siap memperkuat kerja sama dengan BPS, termasuk melalui pembaruan perjanjian kerja sama secara formal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan sensus ekonomi 2026 agar berjalan aman, tertib, dan lancar sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan nasional,” ujarnya.
Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung agenda strategis pemerintah, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memperkuat fondasi pembangunan ekonomi berbasis data yang akurat dan terpercaya.
11.014 Orang Dicoret dari Penerima Bansos, Apa Penyebabnya?
Kepala BPS Amalia Adininggar mengatakan ada 11.014 orang yang tidak lagi menjadi penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan non pangan triwulan II 2026
VIVA.co.id
13 April 2026

1 week ago
16



























