Kartu Jakcard DKI Dijual di Media Sosial, Pramono Minta Tindak Tegas

8 hours ago 3

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:40 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan agar pelaku yang menjual Jakcard atau kartu layanan transportasi gratis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di media sosial X dapat ditindak tegas.

“Saya kebetulan mengikuti dan saya meminta untuk siapa pun yang melakukan itu, termasuk kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas,” kata Pramono di Balai Kota, Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono menegaskan sistem pengaturan transportasi di Jakarta dilakukan secara transparan dan terbuka, termasuk terkait kepemilikan kartu layanan gratis tersebut.

“Karena sekarang ini bagian dari transparansi untuk pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk kartu yang dimiliki itu dilakukan secara transparan dan terbuka,” jelas Pramono.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah akun media sosial X @lalaputriis diduga memperjualbelikan Jakcard atau kartu layanan transportasi gratis yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kartu tersebut diketahui merupakan fasilitas dari Pemprov DKI untuk 15 golongan masyarakat menggunakan layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta secara gratis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahannya, akun tersebut menawarkan kartu dengan harga tertentu.

Akun itu juga mengaku hanya memiliki stok terbatas dan meminta calon pembeli yang lebih dulu melakukan transfer untuk mendapatkan kartu tersebut. (Ant)

Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai.

Pramono Putuskan Perpanjang Rute LRT Velodrome-Manggarai hingga Dukuh Atas

Perpanjangan rute LRT akan bertambah dua km dengan penambahan rute Manggarai--Dukuh Atas, dari yang sebelumnya hanya 12,2 km dengan rute Velodrome--Manggarai.

img_title

VIVA.co.id

20 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |