Karyawan Vilmei Diancam dengan Video Syur, Terpaksa Gelapkan Uang Rp1,2 Miliar

1 day ago 2

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:32 WIB

VIVA – Meicy Villia Kalang alias Vilmei tengah menghadapi persoalan serius setelah mengetahui uang hasil aktivitasnya sebagai content creator diduga digelapkan oleh salah satu karyawan. Nilai dana yang hilang disebut mencapai Rp1,2 miliar.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena dugaan penggelapan itu disebut berlangsung selama kurang lebih satu tahun. Vilmei mengungkapkan, uang yang raib merupakan hasil dari aktivitasnya membuat konten di TikTok selama tujuh tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini, Vilmei mengaku tidak pernah mengambil uang tersebut dari rekening. Ia baru mengetahui kondisi keuangannya ketika hendak menggunakan dana yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun.

“Dari awal ngonten, uang dari TikTok itu memang tak pernah aku ambil sama sekali. Pas mau diambil ternyata hanya sisa Rp1 juta-an. Itu pun enggak cukup untuk bayar makanan aku,” kata Vilmei, dikutip Selasa 15 Agustus 2026.

Dari penelusuran yang dilakukan, Vilmei menyebut salah satu karyawannya, Zahra Khairunnisa, terlibat dalam pengambilan uang tersebut. Zahra disebut tidak menjalankan aksinya seorang diri karena mendapat bantuan dari kekasihnya, Arka.

Karyawan Vilmei Mengaku Diancam Video Syur

Di tengah persoalan tersebut, muncul pengakuan dari Zahra mengenai alasan dirinya mengambil uang milik Vilmei. Ia mengaku berada dalam tekanan karena mendapatkan ancaman dari sang kekasih.

Menurut pengakuan Zahra kepada Vilmei, Arka meminta dirinya mengambil uang tersebut. Ancaman yang diberikan berkaitan dengan video pribadi yang dimiliki Arka dan disebut akan disebarkan kepada orang-orang terdekat Zahra apabila permintaannya tidak dipenuhi.

“Dia bilang, ‘Ayolah ambil, aku lagi enggak ada (uang). Kalau kamu enggak mau, aku bisa sebarin video syur kita ke papa kamu.’ Jadi dia enggak hanya kirim video itu ke papa aku, tapi ke teman-teman aku, juga” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman tersebut membuat persoalan yang dialami Vilmei tidak hanya berkaitan dengan dugaan penggelapan uang. Kasus ini juga menyeret dugaan pemaksaan dan penyebaran konten pribadi.

Vilmei juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan Zahra, uang yang diambil tidak digunakan untuk satu kebutuhan saja. Sebagian dana disebut dipakai untuk memenuhi berbagai keperluan Arka.

Halaman Selanjutnya

Pengeluaran tersebut antara lain untuk membeli ponsel, membiayai pendidikan, kebutuhan sehari-hari seperti makanan, hingga membantu keluarga Arka yang membutuhkan pinjaman uang.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |