VIVA – Penyerang Timnas Spanyol, Ferran Torres, mengaku gol yang dicetaknya ke gawang Argentina pada final Piala Dunia 2026 bukan hanya miliknya. Ia menyebut gol yang memastikan kemenangan 1-0 La Furia Roja itu dipersembahkan untuk seluruh rakyat Spanyol setelah timnya sukses menjadi juara dunia di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Gol Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu menjadi pembeda dalam laga final yang berlangsung alot. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali menjadi juara pada edisi 2010.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Usai pertandingan, penyerang Barcelona itu mengaku keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh tim, bukan semata-mata karena dirinya sebagai pencetak gol kemenangan.
Pemain Timnas Spanyol Ferran Torres usai cetak gol ke gawang Argentina di Final Piala Dunia 2026
Photo :
- FRANCK FIFE / AFP
"Saya pikir pada akhirnya gol itu milik 47 juta orang, bukan milik saya. Takdir telah tertulis, kita memang ditakdirkan untuk menang," kata Ferran Torres kepada media.
Torres juga mengakui menghadapi Argentina di partai final bukan perkara mudah. Kehadiran Lionel Messi di kubu lawan sempat menghadirkan tekanan tersendiri bagi para pemain Spanyol.
"Semua final itu sulit, tetapi ketika Anda memiliki Messi di tim lawan, rasa gugup selalu muncul. Namun, kami mengandalkan diri sendiri dan kami membuktikannya sekali lagi," ujarnya.
Pemain berusia 26 tahun itu turut menyinggung kritik yang diterimanya sepanjang turnamen. Menurut Torres, gol penentu kemenangan di final menjadi jawaban atas berbagai sorotan yang sempat mengarah kepadanya.
"Sungguh melegakan. Saya telah banyak dikritik sepanjang Piala Dunia, tetapi takdir telah tertulis dan syukurlah Tuhan selalu memberi saya kekuatan untuk terus maju. Seperti yang saya katakan, Tuhan memberikan hal-hal kepada mereka yang paling pantas mendapatkannya," tutur Torres.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia juga menilai pertandingan berjalan semakin sulit setelah Argentina mengubah pendekatan permainan, terutama setelah insiden kartu merah yang terjadi pada penghujung laga. Meski demikian, Torres mengatakan dirinya tetap mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya mencetak gol kemenangan.
"Argentina memainkan permainan seperti ini, terutama setelah kartu merah, tetapi saya tetap tenang," kata mantan pemain Manchester City tersebut.
Pengakuan Luis de la Fuente usai Spanyol Tekuk Argentina di Final Piala Dunia 2026: Kami Seharusnya Menang Lebih Cepat
Luis de la Fuente mengaku Spanyol seharusnya bisa mengalahkan Argentina lebih cepat pada final Piala Dunia 2026. Simak komentar pelatih La Furia Roja usai juara.
VIVA.co.id
20 Juli 2026

20 hours ago
4











