Kebiasaan Lama Pengguna Mobil yang Kini Sudah Tak Relevan di Era Modern

2 weeks ago 9

Jumat, 10 April 2026 - 17:00 WIB

Jakarta, VIVA –Perkembangan teknologi otomotif telah mengubah cara kita merawat kendaraan. Mobil masa kini bukan lagi sekadar mesin mekanis, melainkan sistem canggih yang menyerupai “komputer berjalan”. Akibatnya, sejumlah kebiasaan lama yang dulu dianggap wajib kini justru tidak lagi relevan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan terbaru dari SlashGear mengungkap bahwa beberapa praktik klasik dalam merawat mobil sudah ketinggalan zaman dan bahkan bisa berdampak kurang efisien.

Memanaskan Mesin: Dulu Penting, Sekarang Tidak Lagi

Banyak pengemudi masih terbiasa memanaskan mesin sebelum berkendara, terutama di pagi hari. Namun, kebiasaan ini berasal dari era mesin karburator, di mana mobil membutuhkan waktu untuk menstabilkan campuran udara dan bahan bakar.

Kini, dengan teknologi injeksi bahan bakar modern, proses tersebut terjadi secara otomatis dalam hitungan detik. Membiarkan mobil menyala terlalu lama justru hanya membuang bahan bakar dan bisa menambah keausan mesin.

Ganti Oli Setiap 3.000 Mil? Sudah Tidak Wajib

Aturan lama soal penggantian oli setiap 3.000 mil juga mulai ditinggalkan. Dulu, oli konvensional memang lebih cepat kotor dan membutuhkan penggantian rutin.

Namun saat ini, sebagian besar kendaraan menggunakan oli sintetis yang lebih tahan panas dan lebih awet. Ditambah lagi, mobil modern sudah dilengkapi sistem pemantauan yang memberi tahu kapan oli benar-benar perlu diganti biasanya di kisaran 7.500 hingga 10.000 mil.

Memompa Rem Saat Selip: Teknik yang Sudah Digantikan Teknologi

Dalam situasi darurat seperti jalan licin, banyak pengemudi lama terbiasa “memompa” rem untuk mencegah roda terkunci. Teknik ini memang efektif di masa lalu.

Namun kini, hampir semua mobil sudah dilengkapi sistem ABS (Anti-lock Braking System) yang secara otomatis mengatur tekanan rem. Pengemudi cukup menekan pedal rem dengan stabil, sementara sistem akan bekerja menjaga kendali kendaraan.

Mobil Modern Butuh Cara Perawatan yang Juga Modern

Transformasi teknologi otomotif membuat banyak praktik lama menjadi usang. Mobil kini dirancang lebih efisien, pintar, dan minim intervensi manual dibandingkan generasi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulannya, memahami teknologi terbaru adalah kunci dalam merawat kendaraan dengan benar. Alih-alih berpegang pada kebiasaan lama, pengemudi disarankan mengikuti panduan pabrikan agar performa mobil tetap optimal sekaligus lebih hemat biaya dalam jangka panjang.

Pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat.

Indonesia Tergusur dari Puncak Pasar Otomotif ASEAN

Industri otomotif Indonesia tengah menghadapi tekanan berat dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan penjualan domestik tidak hanya berdampak pada pelaku industri di dala

img_title

VIVA.co.id

10 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |