Jakarta, VIVA – Saham produsen kendaraan listrik milik Elon Musk, Tesla Inc, melonjak lebih dari 4,9 persen pada perdagangan Kamis waktu setempat. Reli ini mendorong saham mencapai rekor tertinggi sekaligus mendongkrak kekayaan Musk hingga nyaris menyentuh menyentuh US$800 miliar atau sekitar Rp 13.460 triliun (estimasi kurs Rp 16.830 per dolar AS).
Saham Tesla diperdagangkan di level US$499 setelah lonjakan signifikan tersebut. Penguatan melanjutkan reli 2,9 persen yang terjadi sehari sebelumnya.
Kenaikan harga saham ini dipicu penyataan Musk saat berpidato di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. Ia menyampaikan, layanan robotaxi Tesla akan digunakan secara luas di seluruh Amerika Serikat sebelum akhir tahun 2026.
Lonjakan harga saham Tesla ini menambah hampir US$13 miliar atau sekitar Rp 218,7 triliun. Jumlah tersebut setara 1,7 persen ke dalam total kekayaan Musk.
Forbes Real-Time Billionaires List mencatat, nilai kekayaan bersih Musk mencapai US$788,1 miliar saat pasar ditutup pada Kamis waktu setempat. Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya sebesar US$780 miliar yang tercatat pada Jumat pekan lalu.
Kekayaan Musk unggul jauh dari pendiri Google, Larry Page, menempati posisi kedua dengan kekayaan US$270,4 miliar, disusul Sergey Brin di peringkat ketiga dengan US$249,5 miliar. Keduanya melampaui Jeff Bezos yang berada di posisi keempat dengan US$245,5 miliar diikuti Larry Ellison sebesar US$227 miliar dan Mark Zuckerberg dengan US$222,1 miliar.
Dalam setahun terakhir, Musk mencetak serangkaian tonggak kekayaan baru. Pada Oktober, ia menjadi orang pertama dengan kekayaan US$500 miliar. Kemudian menembus US$600 miliar pada Desember 2025 dan mencapai US$700 miliar hanya empat hari setelahnya.
Akselerasi kekayaan Musk turut didorong valuasi SpaceX yang melonjak menjadi US$800 miliar, naik tajam dari US$400 miliar pada Agustus 2025. Selain itu, Mahkamah Agung Delaware membatalkan putusan yang sebelumnya membatalkan opsi saham Tesla senilai sekitar US$126 miliar.
Forbes juga melaporkan, kekayaan Musk bertambah US$62 miliar setelah xAI Holdings berhasil menghimpun dana US$20 miliar dari investor dengan valuasi US$250 miliar. Ke depan, kekayaan Musk berpotensi menjadi yang pertama menembus US$1 triliun seiring persetujuan paket kompensasi CEO Tesla pada November 2025.
Halaman Selanjutnya
Tesla dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal IV-2025 setelah penutupan pasar pada 28 Januari. Sebelumnya, perusahaan melaporkan produksi lebih dari 434.000 kendaraan dan pengiriman sekitar 418.000 unit atau turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

1 day ago
4















