Jakarta, VIVA – Polemik seputar kehidupan pribadi Denada kembali memanas. Baru saja publik dikejutkan oleh pengakuan Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kini sang penyanyi harus menghadapi tudingan baru yang tak kalah serius: isu adanya anak lain yang disebut-sebut sengaja disembunyikan.
Tak ingin rumor tersebut berkembang liar dan semakin mencederai privasi keluarga, manajemen dan keluarga besar Denada akhirnya turun tangan. Sikap tegas itu disampaikan melalui unggahan di akun Instagram sang ibunda, Emilia Contessa, pada Senin, 9 Februari 2026. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam unggahan tersebut, keluarga menyampaikan pernyataan resmi sekaligus peringatan keras kepada pihak-pihak yang dinilai menyebarkan informasi palsu dan fitnah di ruang publik.
“Dengan ini, manajemen dan keluarga Denada menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait beredarnya informasi, narasi, dan pemberitaan yang bersifat fitnah, tidak berdasar, serta tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di ruang publik, termasuk di media sosial,” bunyi pembukaan surat tersebut, dikutip Selasa 10 Februari 2026.
Pengakuan Ressa Picu Spekulasi Liar
Sejak Denada secara terbuka mengakui Ressa sebagai putra kandung yang lama terpisah, ruang media sosial dipenuhi spekulasi. Sebagian warganet bahkan melontarkan teori konspirasi, seolah masih ada “anak lain” dari masa lalu Denada yang belum terungkap ke publik.
Narasi semacam itu dinilai keluarga sebagai bentuk pencemaran nama baik sekaligus pelanggaran privasi yang serius. Karena itulah, dalam pernyataan tersebut, keluarga Denada menegaskan fakta yang mereka sebut sebagai kebenaran hukum.
“Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa: 1. Denada hanya memiliki dua orang anak kandung, yaitu Ressa dan Aisha,” tulis pernyataan tersebut.
Penegasan itu sekaligus mematahkan isu yang beredar luas di dunia maya.
“Segala bentuk pemberitaan... yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan, dan berunsur fitnah,” lanjut pernyataan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ancaman Jalur Hukum Mengintai
Tak berhenti pada klarifikasi, keluarga Denada juga memberi sinyal kuat bahwa persoalan ini bisa berujung panjang. Dampak psikologis, sosial, hingga reputasi yang ditimbulkan oleh hoax dinilai terlalu besar untuk dibiarkan begitu saja.
Halaman Selanjutnya
“Manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum,” tegas isi surat tersebut.

3 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)



