Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

2 weeks ago 4

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:10 WIB

Jakarta, VIVA – Hari Arafah menjadi salah satu momen paling istimewa bagi umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha. Pada 9 Dzulhijjah ini, umat Muslim dianjurkan menjalankan puasa Arafah, sebuah amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan dan pahala besar.

Puasa Arafah dikerjakan bertepatan dengan pelaksanaan wukuf para jamaah haji di Padang Arafah. Karena itu, hari ini dianggap sebagai salah satu waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, doa, zikir, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran jika banyak umat Islam berlomba-lomba menjalankan puasa sunnah ini. Selain menjadi bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, puasa Arafah juga diyakini membawa keberkahan luar biasa bagi orang yang mengamalkannya dengan penuh keikhlasan.

Berikut sejumlah keutamaan puasa Arafah yang sayang dilewatkan:

1. Menghapus Dosa Dua Tahun

Keutamaan paling terkenal dari puasa Arafah adalah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.

Amalan sunnah ini menjadi kesempatan besar bagi umat Muslim untuk memperbanyak taubat dan berharap ampunan dari Allah SWT. Karena itu, puasa Arafah sering disebut sebagai salah satu puasa sunnah paling utama dalam Islam.

2. Mendapat Pahala Berlipat Ganda

Puasa Arafah dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yang dikenal sebagai hari-hari terbaik dalam setahun. Pada waktu tersebut, setiap amal saleh yang dikerjakan akan mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda.

Tak hanya puasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa agar memperoleh keberkahan maksimal.

3. Menjadi Waktu Mustajab untuk Berdoa

Hari Arafah juga dikenal sebagai salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa. Banyak umat Muslim memanfaatkan momen ini untuk memohon rezeki, kesehatan, kemudahan hidup, hingga ampunan dosa.

Suasana spiritual pada hari Arafah dianggap sangat istimewa karena bertepatan dengan puncak ibadah haji di Tanah Suci. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Menambah Ketakwaan dan Keimanan

Selain memperoleh pahala, puasa Arafah juga menjadi sarana melatih kesabaran dan meningkatkan ketakwaan. Dengan menahan lapar, haus, serta menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, umat Muslim diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Halaman Selanjutnya

Momentum ini juga menjadi pengingat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah sebelum datangnya Hari Raya Idul Adha.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |