Kini Jadi Dewan Kehormatan SBNI, Kisah Pilu Masa Kecil Hercules yang Kehilangan Tangan hingga Jadi Tokoh Nasional

2 hours ago 1

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

VIVA – Rozario Marshal atau yang akrab disapa Hercules selama ini dikenal sebagai sosok Ketua Umum GRIB Jaya. Namun, kini ia mendapat amanah baru sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia (SBNI). Pengukuhan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan hidup Hercules yang selama puluhan tahun penuh dengan lika-liku.

Di balik citranya yang dulu identik sebagai sosok keras dan pernah dijuluki penguasa Tanah Abang, tidak banyak yang mengetahui bahwa Hercules memiliki masa kecil yang penuh duka. Jauh sebelum namanya dikenal luas di Jakarta, pria kelahiran Timor Timur itu harus mengalami tragedi yang mengubah hidupnya untuk selamanya. Dalam usia yang masih belia, ia kehilangan satu tangan sekaligus kedua orang tuanya akibat konflik bersenjata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan hidup yang dimulai dari penderitaan itulah yang kemudian mengantarkan Hercules melewati berbagai fase kehidupan, mulai dari menjadi portir TNI AD, dikenal sebagai tokoh jalanan, hingga kini dipercaya memegang berbagai jabatan organisasi.

Resmi Dikukuhkan sebagai Dewan Kehormatan SBNI

Hercules resmi menerima jabatan baru sebagai Dewan Kehormatan SBNI dalam Kongres II Serikat Buruh Nasional Indonesia yang digelar pada Minggu, 12 Juli 2026. Dalam pidatonya, Hercules menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya berterima kasih saya diberi penghargaan sebagai Dewan Kehormatan Serikat Buruh Nasional Indonesia,” ungkap Hercules, dikutip dari akun Instagram @gribjaya_id.

Menurutnya, pengukuhan tersebut menjadi awal kolaborasi yang semakin erat antara GRIB Jaya dan SBNI. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita SBNI, PNJ dan GRIB Jaya, kita satu wadah, kita satu kekuatan untuk NKRI harga mati,” tegasnya.

Selain jabatan tersebut, sebelumnya Hercules juga telah dipercaya sebagai Panglima Pondok Pesantren Jawa Barat sejak Februari 2025.

Kehilangan Satu Tangan di Usia 12 Tahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jauh sebelum dikenal publik, Hercules mengalami peristiwa tragis yang membekas sepanjang hidupnya. Pria yang dikenal sebagai pensiunan preman ini lahir di Ainaro, Timor Timur (kini Timor-Leste), pada 27 Mei 1968.

Saat berusia sekitar 12 tahun, ia menjadi korban serangan di wilayah Ainaro pada 1978. Peristiwa tersebut bukan hanya menyebabkan Hercules kehilangan satu tangan, tetapi juga merenggut nyawa kedua orang tuanya. Musibah itu menjadi titik awal kehidupan baru yang penuh perjuangan bagi Hercules.

Halaman Selanjutnya

Direkrut ke Jakarta Setelah Tragedi

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |