Klarifikasi RS Hasan Sadikin Bandung Soal Kejadian Viral Bayi Hampir Tertukar

2 weeks ago 6

Jumat, 10 April 2026 - 15:13 WIB

Bandung, VIVA – Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah kisah yang beredar luas di media sosial memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan layanan kesehatan. 

Peristiwa ini bermula dari unggahan seorang ibu bernama Nina Saleha yang menceritakan pengalaman kurang menyenangkan saat melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun TikTok pribadinya, Nina mengungkapkan kekecewaannya terhadap dugaan kelalaian tenaga medis. Ia mengaku sempat mengalami momen menegangkan ketika bayinya hampir dibawa oleh orang yang tidak dikenal. 
Insiden tersebut terjadi di ruang NICU Gedung Ibu dan Anak RSHS Bandung, saat Nina sedang meninggalkan ruangan untuk makan.

Menurut penuturannya, bayinya sempat digendong oleh seseorang yang disebut-sebut menerima bayi tersebut dari seorang perawat. Situasi ini sontak memicu kekhawatiran besar, terlebih karena kejadian tersebut berlangsung di area perawatan intensif neonatal yang seharusnya memiliki sistem pengawasan ketat.

Kisah ini dengan cepat viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan standar keamanan rumah sakit, khususnya dalam prosedur penyerahan bayi kepada keluarga pasien.

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen RSHS Bandung segera memberikan klarifikasi resmi sekaligus menyampaikan permohonan maaf. Dalam pernyataan tertulis yang diunggah melalui akun Instagram resmi rumah sakit, pihak RSHS mengakui adanya ketidaknyamanan yang dialami oleh pasien.

"Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial TikTok pada tanggal 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha, maka segenap manajemen RSUP Dr Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr Hasan Sadikin," tulis pihak rumah sakit di Instagram, dikutip Jumat 10 April 2026.

Pihak rumah sakit juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada prinsipnya, RSUP Dr Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," lanjutnya.

Selain itu, manajemen RSHS menyebut telah menjalin komunikasi langsung dengan Nina untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Mereka memastikan bahwa persoalan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlanjut ke ranah hukum.

Halaman Selanjutnya

Dalam pernyataan penutupnya, pihak rumah sakit kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan publik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |