VIVA – Memasuki pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, persaingan di papan atas semakin sulit diprediksi. Selisih poin yang kian tipis membuat perebutan gelar berubah menjadi pertarungan terbuka, di mana setiap laga bisa langsung menggeser posisi klasemen.
Persib Bandung memang masih berdiri di puncak dengan koleksi 61 poin dari 26 pertandingan. Namun, posisi Maung Bandung belum sepenuhnya aman. Mereka kini dibayangi ketat oleh Borneo FC yang mengoleksi 60 poin dari 27 laga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tekanan semakin terasa setelah Borneo FC tampil menggila saat menghancurkan PSBS Biak dengan skor 5-1 di Stadion Segiri, Samarinda. Hasil tersebut bukan hanya menegaskan konsistensi Pesut Etam, tetapi juga menjadi pesan serius bagi Persib bahwa perebutan gelar masih jauh dari selesai.
Di bawah mereka, Persija Jakarta juga tak tinggal diam. Kemenangan telak 3-0 atas Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno membuat Macan Kemayoran kini mengoleksi 55 poin dari 27 laga.
Dua gol dari Eksel Runtukahu serta satu gol penalti Allano Lima menjadi bukti efektivitas lini depan Persija. Lebih dari itu, kemenangan ini memangkas jarak dengan puncak klasemen menjadi hanya enam poin.
Puncak Klasemen dalam Tekanan
Situasi ini semakin menarik karena Persib baru memainkan 26 pertandingan, sementara Borneo FC dan Persija sudah 27 laga. Artinya, laga Persib berikutnya melawan Bali United berpotensi menjadi titik krusial.
Jika mampu meraih kemenangan, Persib bisa kembali menjauh. Namun jika terpeleset, Borneo FC berpeluang besar mengambil alih puncak klasemen dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Persija juga mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Konsistensi di sisa laga akan menjadi kunci jika mereka ingin terus menjaga asa dalam perburuan gelar.
Papan Tengah Mulai Tertinggal
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, kekalahan dari Persija membuat Persebaya tertahan di posisi keenam dengan 42 poin. Jarak dengan lima besar mulai melebar, dan peluang untuk menembus zona atas semakin berat jika tidak segera bangkit.
Tim-tim lain seperti Malut United dan Bhayangkara FC masih mencoba menjaga stabilitas, namun gap poin dengan tiga besar mulai terlihat signifikan.
Halaman Selanjutnya
Dengan selisih tipis di papan atas dan jadwal yang semakin padat, setiap pertandingan kini bernilai krusial. Tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga bagaimana tim menjaga konsistensi dan mental di bawah tekanan.

2 weeks ago
14



























